Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Korea Utara Pamer 50 Peluncur Roket Baru Jelang Kongres Partai Buruh

Media Indonesia
20/2/2026 09:37
Korea Utara Pamer 50 Peluncur Roket Baru Jelang Kongres Partai Buruh
Orang-orang menonton televisi yang menyiarkan tes peluncuran nuklir di Seoul, Korea Selatan, 2024(Jung Yeon-je / AFP)

PEMIMPIN Korea Utara Kim Jong Un memamerkan puluhan peluncur roket berkemampuan nuklir menjelang kongres penting Partai Buruh, menurut media negara.

Kim memuji peluncur roket berdiameter 600mm tersebut sebagai “luar biasa” dan “menarik” selama upacara pada Rabu (18/2), sambil menambahkan bahwa tujuan militer dan konstruksi baru akan ditetapkan selama kongres mendatang.

Lima puluh peluncur semacam itu diperkenalkan oleh pekerja industri senjata Korea Utara, seperti dilaporkan oleh Korean Central News Agency (KCNA) pada Kamis (19/2).

“Ketika senjata ini digunakan, sebenarnya, tidak ada kekuatan yang dapat mengharapkan perlindungan Tuhan,” kata Kim, menurut KCNA.

“Ini benar-benar senjata yang luar biasa dan menarik,” kata Kim, menurut Kantor Berita Yonhap Korea Selatan.  

Dia menggambarkan peluncur tersebut sebagai “senjata paling unggul di dunia untuk serangan super-kuat yang terkonsentrasi”, menurut Yonhap.

Foto-foto yang dirilis oleh media negara menunjukkan puluhan kendaraan peluncur terparkir rapi dalam barisan di plaza Gedung Kebudayaan Pyongyang, yang akan menjadi tuan rumah kongres tersebut.

Senjata tersebut “cocok untuk serangan khusus, yaitu untuk melaksanakan misi strategis”, kata Kim, menggunakan eufemisme umum untuk senjata nuklir.

Dia mengatakan senjata-senjata tersebut dilengkapi dengan “teknologi kecerdasan buatan dan sistem panduan gabungan” dan akan menahan musuh-musuh yang tidak disebutkan namanya.

Kim Jong Un telah memamerkan kemajuan berbagai proyek menjelang Kongres ke-9 Partai Pekerja yang akan digelar bulan ini, yang dianggap sebagai acara politik paling penting di Korea Utara.

Kim Jong Un mengatakan pada Rabu bahwa Kongres ke-9 “akan mengumumkan fase berikutnya dari inisiatif pertahanan mandiri” dan mempercepat “proyek pembaruan berkelanjutan kemampuan militer kita” guna “menaklukkan ancaman dan tantangan dari kekuatan luar”.

Pertemuan politik tersebut diperkirakan akan memaparkan kebijakan luar negeri Korea Utara, perencanaan perang, dan ambisi nuklirnya untuk lima tahun ke depan. (Al Jazeera/H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya