Headline

Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.

Iran Bantah Tuduhan Trump soal Rudal dan Ambisi Nuklir

Ferdian Ananda Majni
26/2/2026 12:42
Iran Bantah Tuduhan Trump soal Rudal dan Ambisi Nuklir
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (tengah)(AFP)

IRAN membantah keras tuduhan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut Teheran tengah mengembangkan rudal berjangkauan hingga Amerika Serikat dan kembali mengejar ambisi nuklir militer. 

Di tengah negosiasi yang masih berlangsung, kedua negara saling melontarkan pernyataan tegas terkait program nuklir dan sistem pertahanan Iran.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menolak tudingan tersebut tanpa secara langsung menyebut nama Trump. Ia menilai pernyataan itu tidak berdasar dan bersifat propaganda.

"Apa pun yang mereka tuduhkan terkait program nuklir Iran, rudal balistik Iran, dan jumlah korban jiwa selama kerusuhan Januari lalu, hanyalah pengulangan kebohongan besar," kata Baqaei dikutip AFP, Kamis (26/2).

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul tudingan Trump yang menilai Iran memiliki ambisi nuklir yang jahat serta tengah mengembangkan sistem persenjataan berbahaya.

"Iran telah mengembangkan rudal yang bisa mengancam Eropa dan pangkalan kita di luar negeri," ujar Trump.

"Mereka sedang berupaya membangun rudal yang akan segera mencapai Amerika Serikat," tambahnya.

Trump juga menuding Teheran berupaya menghidupkan kembali program nuklirnya dari awal. "Saat ini, mereka kembali mengejar ambisi nuklir jahat," ucap presiden AS itu.

Pernyataan Trump muncul di tengah berlangsungnya proses negosiasi nuklir antara Washington dan Teheran, yang telah melewati beberapa putaran pembicaraan. 

Dalam konteks negosiasi tersebut, Trump berulang kali mengancam akan melancarkan serangan militer jika Iran gagal mencapai kesepakatan.

Presiden AS itu menuntut agar pengayaan nuklir Iran dihentikan hingga nol serta produksi rudal dibatasi secara ketat.

Di sisi lain, Iran menegaskan bahwa rudal merupakan bagian dari sistem pertahanan nasionalnya. Teheran juga kembali menekankan bahwa program nuklirnya dikembangkan semata-mata untuk tujuan damai.

Selain itu, pemerintah Iran menyatakan kesiapannya untuk terus berada di bawah pengawasan badan atom internasional guna membuktikan bahwa aktivitas nuklirnya tidak diarahkan untuk kepentingan militer. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya