Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Iran menyatakan kesiapannya untuk membuka pintu dialog yang adil dan setara dengan Amerika Serikat (AS) guna meredakan ketegangan yang terus memuncak. Namun, Teheran menegaskan tidak akan berunding selama Washington masih melontarkan ancaman militer maupun tekanan ekonomi.
Menteri Luar Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dalam kunjungan resminya ke Turki, Jumat (30/1) waktu setempat, menegaskan bahwa kedaulatan pertahanan negaranya tidak dapat diganggu gugat.
"Iran tidak memiliki masalah dengan negosiasi, namun negosiasi tidak dapat dilakukan di bawah bayang-bayang ancaman," ujar Araghchi dalam konferensi pers bersama Menlu Turki, Hakan Fidan, di Ankara.
Araghchi juga memberikan garis merah yang tegas terkait program persenjataan mereka. Ia menyatakan bahwa kemampuan pertahanan dan rudal Iran tidak akan pernah menjadi subjek negosiasi apa pun. Menurutnya, pengembangan alutsista adalah hak prerogatif Teheran demi keamanan rakyatnya.
Pernyataan ini muncul di tengah retorika keras Presiden AS Donald Trump. Baru-baru ini, Trump mengonfirmasi pengerahan 'armada besar', termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln, menuju kawasan Teluk. Trump bahkan secara terang-terangan tidak menutup kemungkinan aksi militer jika Iran menolak untuk merundingkan kesepakatan nuklir baru yang lebih ketat.
"Jika kita mencapai kesepakatan, itu bagus. Jika tidak, kita lihat saja apa yang terjadi," ujar Trump kepada wartawan di Gedung Putih.
Trump, yang menarik AS keluar dari kesepakatan nuklir 2015 pada masa jabatan sebelumnya, kini berupaya menekan Iran untuk menghentikan seluruh aktivitas pengayaan uranium. Meski demikian, Washington disebut telah memberikan tenggat waktu (deadline) rahasia kepada Teheran untuk memulai pembicaraan.
Di tengah memanasnya hubungan kedua negara, sekuti regional seperti Emirat Arab, Turki, dan Arab Saudi telah terlibat dalam upaya diplomatik untuk mencegah konfrontasi militer antara Iran dan AS. Turki mencoba mengambil peran penengah.
Presiden Recep Tayyip Erdogan dilaporkan telah menghubungi Presiden Iran Masoud Pezeshkian untuk menawarkan peran Ankara sebagai fasilitator demi mencegah pecahnya konfrontasi bersenjata di kawasan Timur Tengah. (Al-Jazeera/B-3)
Norwegia dan Jerman mulai menarik sebagian pasukan dari Irak akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan penumpukan kekuatan militer AS di kawasan tersebut.
PRESIDEN Prabowo Subianto mendapat apresiasi dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam pertemuan perdana Board of Peace (BoP).
Ketegangan AS-Iran memuncak. Presiden Donald Trump siapkan pangkalan militer di Timur Tengah dan pertimbangkan serangan terbatas demi kesepakatan nuklir.
Presiden AS Donald Trump menetapkan tenggat 15 hari bagi Iran untuk kesepakatan nuklir. Ancaman langkah militer membayangi jika diplomasi di Jenewa gagal.
Inggris Raya tolak permintaan AS gunakan pangkalan Diego Garcia untuk serang Iran. Donald Trump kritik keras PM Keir Starmer soal Kepulauan Chagos.
Mengenal Board of Peace, inisiatif global yang diusulkan Donald Trump untuk rekonstruksi wilayah konflik dan dinamika baru diplomasi internasional.
Ketegangan AS-Iran memuncak. Presiden Donald Trump siapkan pangkalan militer di Timur Tengah dan pertimbangkan serangan terbatas demi kesepakatan nuklir.
Presiden AS Donald Trump menetapkan tenggat 15 hari bagi Iran untuk kesepakatan nuklir. Ancaman langkah militer membayangi jika diplomasi di Jenewa gagal.
Perwakilan Iran di PBB tegaskan AS pikat tanggung jawab penuh atas agresi militer. Semua pangkalan musuh di kawasan jadi target sah respons defensif.
Inggris Raya tolak permintaan AS gunakan pangkalan Diego Garcia untuk serang Iran. Donald Trump kritik keras PM Keir Starmer soal Kepulauan Chagos.
Pemerintahan Trump bersiap menarik seluruh pasukan AS dari Suriah dalam beberapa bulan ke depan. Fokus militer kini bergeser ke arah ketegangan yang memuncak dengan Iran.
Militer AS dilaporkan siap melancarkan serangan ke Iran paling cepat akhir pekan ini. Di tengah mobilisasi jet tempur dan kapal induk, Donald Trump masih menimbang opsi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved