Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
Larry Page, seorang pendiri Google dan salah satu orang terkaya di dunia, telah menjadi penduduk Selandia Baru.
Kantor layanan imigrasi negara itu mengatakan permohonan Page untuk menjadi penduduk masuk dalam kategori investor kaya.
"Larry Page mengajukan permohonan untuk tinggal menetap di bawah Kategori Investor Plus pada 3 November 2020," kata Imigrasi Selandia Baru dalam pernyataan, Sabtu (7/8).
"Karena dia berada di luar negeri waktu itu, pengajuannya tidak dapat diproses akibat pembatasan COVID-19. Begitu Tuan Page datang ke Selandia Baru, pengajuannya diproses dan disetujui pada 4 Februari 2021."
Visa residen untuk kategori tersebut mengharuskan pemohon memiliki 10 juta dolar NZ (sekitar Rp101,1 miliar) untuk diinvestasikan di negara itu selama tiga tahun, menurut informasi dari situs imigrasi setempat.
Selandia Baru menutup perbatasannya bagi investor di awal pandemi, kecuali bagi warga Australia yang memiliki perjanjian koridor perjalanan (travel bubble) dengannya.
Negara itu hanya mengizinkan sejumlah kecil warga yang kembali dan mengharuskan mereka menjalani karantina dua pekan.
Bersamaan dengan penguncian yang cepat dan ketat, serta kepatuhan yang tinggi pada aturan kesehatan publik, penutupan perbatasan telah membantu mencegah COVID-19 masuk ke negara di Pasifik itu.
Sejauh ini, jumlah kasus terkonfirmasi di Selandia Baru tercatat hanya 2.524.
Saat ditanya di parlemen awal pekan ini kenapa Page diperbolehkan masuk ke negara itu ketika perbatasan ditutup, Menteri Kesehatan Andrew Little mengatakan keputusan itu mengikuti pengajuan darurat medis untuk putra Page yang dievakuasi dari Kepulauan Fiji pada awal Januari.
"(Keputusan) itu memenuhi persyaratan standar darurat kesehatan yang mengharuskan evakuasi medis dari kepulauan tersebut, dan (memenuhi) setiap persyaratan dan regulasi yang terkait dengan evakuasi medis dan COVID-19," kata Little, menurut transkrip di situs parlemen. (Ant/OL-12)
GOOGLE melakukan sedikit pembaharuan pada tampilan aplikasi layanan penyimpanan berbasis cloud mereka yakni Google Drive, dengan menghadirkan fitur 'Buka dengan Vids'.
Para ilmuwan menggunakan prosesor kuantum Google untuk mensimulasikan teori gauge, memperlihatkan perilaku partikel dan tali penghubungnya.
Peta Pesta cuma inisiatif sederhana saat pandemi. Tujuannya sederhana, yaitu membantu para pemilik venue lokal di Jakarta tetap terhubung sama komunitasnya.
Data menunjukkan, 82% konsumen lokal mencari bisnis lewat Google, dan profil yang rapi bisa meningkatkan kepercayaan hingga 29%.
Fitur ini hadir lewat layanan Google Lens yang bisa mengenali objek pada foto atau gambar, lalu menampilkan informasi yang relevan.
GOOGLE merilis fitur Flight Deals, alat yang bisa membantu pengguna melakukan pencarian tiket pesawat berbasis AI. Fitur ini akan diluncurkan minggu depan,
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved