Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Google Lyria 3: Fitur Musik AI Gemini dengan Keamanan Privasi Tinggi

Putri Rosmalia Octaviyani
28/2/2026 13:20
Google Lyria 3: Fitur Musik AI Gemini dengan Keamanan Privasi Tinggi
Google Lyria 3.(Dok. Google)

GOOGLE Indonesia secara resmi memperkenalkan Lyria 3, fitur pembuat musik berbasis kecerdasan buatan (AI) terbaru yang terintegrasi dengan ekosistem Gemini. Mengusung teknologi dari Google DeepMind, Google Lyria 3 memungkinkan pengguna menciptakan lagu orisinal berdurasi sekitar 30 detik lengkap dengan instrumen, vokal, hingga lirik hanya melalui perintah teks.

Dalam acara temu media di Jakarta pada Jumat (27/2/2026), Manajer Komunikasi Google Indonesia, Feliciana Wienathan, menekankan bahwa pengembangan Google Lyria 3 berpijak pada pilar keamanan dan privasi yang sangat ketat.

Keamanan Sejak Tahap Desain (Privacy by Design)

Berbeda dengan platform AI generatif lainnya yang seringkali baru memikirkan aspek keamanan setelah produk diluncurkan, Google mengklaim Lyria 3 dibangun dengan prinsip "Security by Default" dan "Privacy by Design".

Feliciana menjelaskan bahwa perlindungan data pengguna sudah menjadi bagian dari arsitektur awal produk, bukan sekadar fitur tambahan. "Kita sebisa mungkin memikirkan privasi dari awal. Dan itu bukan hanya muncul atau ide yang ketika produknya sudah jadi baru kita berpikir," tegasnya.

Hal ini krusial mengingat isu hak cipta dan penyalahgunaan identitas suara (deepfake) menjadi tantangan besar di industri musik AI saat ini.

Fitur Utama Google Lyria 3:

  • Komposisi Utuh: Menghasilkan trek musik 30 detik mencakup instrumen, vokal natural, dan lirik.
  • Visual Kreatif: Mampu menciptakan ilustrasi sampul lagu (cover art) secara otomatis.
  • Orisinalitas: Model dilatih berdasarkan prinsip AI untuk meminimalisir kemiripan (likeness) yang tidak sah.

Menjawab Kekhawatiran Hak Cipta Musik AI

Integrasi Google DeepMind dalam Lyria 3 juga membawa teknologi watermarking digital yang bertujuan untuk menandai bahwa sebuah karya merupakan hasil kreasi AI. Hal ini dilakukan guna mencegah penyebaran misinformasi atau klaim karya secara ilegal oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Feliciana menambahkan bahwa model yang dilatih Google diusahakan semaksimal mungkin untuk tetap menghormati hak kekayaan intelektual. "Mungkin sebisa mungkin model yang kita train berdasarkan prinsip-prinsip AI. Jadi memang mungkin kemiripan, likeness, diusahakan semaksimal mungkin (dihindari)," pungkasnya.

Dengan peluncuran ini, Google mempertegas posisinya dalam persaingan AI generatif global, sembari memastikan bahwa inovasi teknologi di Indonesia tetap menjunjung tinggi etika digital dan perlindungan konsumen.

People Also Ask (FAQ)

Apa itu Google Lyria 3?

Lyria 3 adalah model AI tercanggih dari Google DeepMind yang dirancang khusus untuk menciptakan musik, vokal, dan lirik secara otomatis melalui integrasi dengan Gemini AI.

Apakah lagu buatan Lyria 3 aman dari hak cipta?

Google menyatakan bahwa Lyria 3 dilatih dengan prinsip AI yang mengedepankan orisinalitas dan dilengkapi dengan teknologi watermarking untuk membedakan karya manusia dan AI.

Berapa durasi lagu yang bisa dibuat dengan Lyria 3?

Untuk saat ini, pengguna dapat menghasilkan potongan musik atau lagu dengan durasi sekitar 30 detik.

(Ant/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya