Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
RAKSASA teknologi Alphabet Inc., induk perusahaan Google, kembali memasuki pasar utang untuk mendanai ambisi besarnya di bidang Kecerdasan Buatan (AI). Di balik langkah agresif ini, perusahaan mulai mengakui adanya risiko baru yang membayangi stabilitas keuangan dan bisnis inti mereka.
Dalam laporan keuangan tahunan terbarunya, Alphabet menyoroti potensi dampak AI terhadap bisnis periklanan inti mereka. Perusahaan juga mencemaskan kemungkinan terjadinya "kapasitas berlebih" akibat investasi infrastruktur yang sangat mahal.
"Untuk memenuhi permintaan kapasitas komputasi pelatihan dan inferensi AI, serta layanan komputasi awan tradisional, kami menjalin perjanjian sewa yang signifikan dengan operator pihak ketiga, yang dapat meningkatkan biaya dan kompleksitas operasional," ungkap perusahaan dalam dokumen resmi kepada SEC.
Tahun ini, Alphabet memproyeksikan belanja modal (capex) hingga angka fantastis sebesar US$185 miliar (sekitar Rp2.915 triliun). Angka ini meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan belanja modal tahun 2025.
Untuk membiayai ambisi tersebut, Alphabet berencana menggalang dana sebesar US$20 miliar (sekitar Rp315 triliun) melalui penjualan obligasi dalam mata uang dolar AS. Penjualan ini dilaporkan terbagi dalam empat tahap, termasuk penawaran obligasi berdurasi 100 tahun dalam mata uang poundsterling. Minat pasar dikabarkan sangat tinggi, dengan permintaan yang mencapai lima kali lipat dari nilai yang ditawarkan.
CFO Alphabet, Anat Ashkenazi, menegaskan pentingnya keseimbangan dalam ekspansi ini.
"Kami ingin memastikan kami melakukannya dengan cara yang bertanggung jawab secara fiskal, dan kami berinvestasi dengan tepat, namun melakukannya dengan cara yang mempertahankan posisi keuangan yang sangat sehat bagi organisasi," ujarnya.
CEO Alphabet, Sundar Pichai, mengakui pemenuhan infrastruktur adalah tantangan terbesar saat ini. Ketika ditanya mengenai apa yang paling mengkhawatirkan para eksekutif, Pichai menjawab singkat, "kapasitas komputasi."
"Tenaga listrik, lahan, kendala rantai pasokan, bagaimana Anda meningkatkan kapasitas untuk memenuhi permintaan yang luar biasa pada saat ini?" tambah Pichai.
Meskipun aplikasi AI Gemini kini telah menjangkau lebih dari 750 juta pengguna aktif bulanan, tantangan nyata justru datang dari perilaku konsumen. Dengan adopsi AI generatif, Google menghadapi risiko penurunan penggunaan mesin pencari tradisional, yang berpotensi mengganggu dominasi bisnis iklan mereka.
Dalam laporan risikonya, Google mengakui tidak ada jaminan strategi iklan baru mereka akan sukses menghadapi pergeseran tren ini. Sejauh ini, Google masih mampu menepis kekhawatiran tersebut dengan mencatatkan kenaikan pendapatan iklan sebesar 13,5% menjadi US$82,28 miliar pada kuartal keempat. Namun, dengan utang jangka panjang yang melonjak empat kali lipat menjadi 46,5 miliar dolar AS pada tahun 2025, Alphabet kini berada di persimpangan jalan antara inovasi masa depan dan keberlanjutan finansial. (CNBC/Z-2)
Penyerang memanfaatkan domain email resmi `@google.com` dan sistem notifikasi tepercaya untuk melewati filter keamanan email tradisional.
Google uji coba aplikasi Gemini untuk Mac dengan fitur Desktop Intelligence. Siap saingi ChatGPT & Claude di macOS dengan integrasi layar real-time.
Mahkamah Agung (MA) resmi menolak kasasi Google LLC. Google wajib bayar denda Rp202,5 Miliar terkait monopoli Google Play Billing System di Indonesia.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menggandeng Google untuk menghadirkan layanan informasi posko mudik langsung di Google Maps.
Google Pixel 10a hadir dengan layar 3.000 nits, fitur Satellite SOS, dan update Android 7 tahun. Cek spesifikasi dan harga terbaru Rp8 jutaan di sini!
Google baru saja mengungkapkan adanya serangan siber skala besar yang menargetkan model AI andalan mereka, Gemini.
Smart journalism sendiri merupakan praktik jurnalistik dengan memanfaatkan teknologi AI tanpa mengalihkan akuntabilitas dari manusia.
Atalya menilai perlu adanya pengembangan kurikulum kecerdasan buatan secara bertahap agar pelajar dapat mengenal teknologi AI secara edukatif dan bertanggung jawab.
Meta resmi mencaplok Moltbook, platform unik tempat asisten digital AI saling berkomunikasi. Langkah Mark Zuckerberg itu memperkuat dominasi agen AI global.
Penelitian tersebut dilakukan oleh tim ornitolog internasional yang mempelajari kelompok burung antbird, yakni burung kecil pemakan serangga yang banyak ditemukan di hutan tropis Amerika
PT Yonyou Network Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendorong implementasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di sektor bisnis.
Berdasarkan studi terkini, jumlah kasus kanker di tanah air diprediksi meningkat hingga lebih dari 70% pada 2050 jika upaya preventif dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved