Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA pengeboman Israel atas Jalur Gaza, ratusan warga Palestina dan Libanon berbaris dalam demonstrasi di Beirut. Mereka menggemakan dukungan untuk Gaza sebagaimana yang ada pula di negara-negara seluruh dunia.
Bintang pop Inggris Dua Lipa dan model keturunan Palestina Bella dan Gigi Hadid mem-posting pesan dukungan untuk hak-hak Palestina. Pada gilirannya, hal itu mendorong pesan solidaritas dari mereka yang mendukung hak Israel untuk membela diri.
Itu telah memberikan dorongan kepada para pengungsi Palestina untuk terus melakukan perjuangan mereka. "Ini melelahkan, tapi melelahkan dengan cara yang indah," kata pengungsi Palestina di Libanon, Mira Krayem, dengan bendera Palestina tergambar di jaket hitamnya.
"Itu membuat Anda merasa hidup dan dekat dengan Palestina."
Energi Krayem merupakan simbol dari generasi yang lahir lama setelah peristiwa Nakba atau malapetaka. Ketika itu, lebih dari 700.000 orang Palestina melarikan diri atau diusir dari rumah mereka oleh perang pada 1948 yang mengarah pada pembentukan negara Israel.
Hampir tiga perempat abad kemudian, jumlah mereka telah berkembang menjadi jutaan yang tersebar di seluruh dunia. Sebagian besar tinggal di sekitar negara regional seperti Yordania, Libanon, dan Suriah yang berbatasan dengan Israel. Mereka sering terpinggirkan di negara-negara tersebut.
Israel menolak hak mereka untuk kembali. Kesepakatan normalisasi baru-baru ini antara Israel dan negara-negara Arab tampak seperti paku lain di peti mati perjuangan Palestina.
Namun tragedi krisis baru-baru ini telah menyatukan orang. "Semua orang di kamp mencari cara untuk membantu dan diskusi tentang Palestina tidak berhenti," kata Krayem. Ia bekerja sebagai sukarelawan yang mengajar anak-anak tentang sejarah dan budaya Palestina.
"Semua orang, yang sangat terganggu dengan krisis ekonomi atau pandemi virus korona di Libanon, mereka semua mulai berbicara tentang kembali lagi," tambahnya.
"Kamu bisa mendengar orang mengatakan hal-hal seperti, 'Besok, saat kita kembali'." (AFP/OL-14)
KSrelief Arab Saudi resmikan dapur pusat di Gaza untuk sediakan 24.000 makanan harian selama Ramadan bagi pengungsi di Deir Al-Balah danĀ Al-Qarara.
Pasukan Indonesia akan dikerahkan ke Jalur Gaza mulai April 2026 sebagai bagian dari Pasukan Stabilisasi Internasional. Simak detail penempatannya di sini.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan rekonstruksi Gaza hanya berjalan jika Hamas melucuti senjata. Simak hasil pertemuan Board of Peace di Washington.
Menlu Sugiono tegaskan komitmen RI di Markas PBB New York. Dukung gencatan senjata Gaza & pastikan hak Palestina terjaga di Board of Peace (BoP).
Amerika Serikat akan mengalokasikan dana sebesar US$10 miliar untuk mendukung upaya rekonstruksi di Jalur Gaza melalui mekanisme Dewan Perdamaian.
Kepala UNDP Alexander De Croo memperingatkan pembersihan 61 juta ton reruntuhan Gaza butuh 7 tahun. Sekitar 90% warga hidup di kondisi ekstrem dan berbahaya.
Stasiun televisi Press TV Iran melaporkan pada Kamis (5/3) pagi bahwa militer menargetkan pasukan separatis anti-Iran itu, tanpa menyebutkan lokasi serangan tersebut.
PM Spanyol Pedro Sanchez tegaskan tidak akan terlibat serangan ke Iran dan melarang penggunaan pangkalan militer oleh AS meski diancam embargo perdagangan oleh Trump.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth selidiki serangan udara di Sekolah Shajareh Tayyebeh, Iran yang tewaskan 168 siswi. Iran tuduh AS-Israel sebagai pelaku.
Pejabat Iran klaim Mossad dalangi serangan drone ke kilang minyak Ras Tanura Saudi untuk memicu perang regional. Simak rincian tuduhan Teheran di sini.
Iran ancam serang situs nuklir Dimona Israel jika AS-Israel upayakan gulingkan rezim. Korban tewas capai 1.045 jiwa di tengah pantauan IAEA pada situs Isfahan.
Seiring berlanjutnya perang, kemungkinan besar akan terjadi beberapa perbedaan antara hak prerogatif Israel dan Amerika.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved