Jumat 14 Mei 2021, 09:45 WIB

Prancis Minta Polisi Larang Demonstrasi Pro-Palestina di Paris

Basuki Eka Purnama | Internasional
Prancis Minta Polisi Larang Demonstrasi Pro-Palestina di Paris

AFP/Nicolas TUCAT
Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin

 

MENTERI Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin, Kamis (13/5), meminta polisi untuk melarang demonstrasi pro-Palestina di Paris, akhir pekan ini, karena khawatir terulangnya insiden pada 2014.

Aktivis menyerukan aksi demonstasi di Distrik Barbes, Paris, untuk memprotes serangan udara Israel ke Jalur Gaza.

"Saya telah meminta kepala polisi Paris untuk melarang aksi protes pada Sabtu (15/5) terkait peningkatan ketegangan di Timur Tengah," cicit Darmanin di Twitter.

Baca juga: Ketegangan Meningkat, Sejumlah Maskapai Hindari Israel

"Pada aksi serupa pada 2014 terjadi kekacauan yang luar biasa," imbuhnya sembari pemimpin kepala polisi di Prancis untuk bersikap tegas terhadap segala bentuk demonstrasi.

Dalam pernyataan resmi yang diterima AFP, Darmanin meminta polisi untuk melindungi tempat ibadah, sekolah, pusat budaya, dan usaha milik warga Yahudi.

Sejumlah demonstrasi terjadi di Prancis pada Juli 2014 mengecam serangan Israel ke Jalur Gaza.

Pada 19 Juli 2014, ribuan demonstran melawan larangan demonstrasi di Barbes yang berujung pada bentrokan berdarah yang berlangsung selama beberapa jam. (AFP/OL-1)

Baca Juga

Sergei SUPINSKY / AFP

AS-Rusia Berjanji untuk Redakan Ketegangan Atas Ukraina

👤Nur Aivanni 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 08:02 WIB
Para diplomat tinggi Washington dan Moskow, kemarin, sepakat untuk terus berupaya meredakan ketegangan atas...
Ist/WEF

Kerusakan Iklim dan Krisis Sosial Perlu Diantisipasi Bersama

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 21 Januari 2022, 20:12 WIB
Adapun kekhawatiran jangka pendek global teratas mencakup perpecahan sosial, krisis penghidupan, hingga perburukan kesehatan...
Alexander NEMENOV / AFP

Rusia Catat Rekor Kasus Harian Covid-19 di Tengah Lonjakan Omikron

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 21 Januari 2022, 19:00 WIB
Rusia melaporkan rekor jumlah infeksi baru virus korona selama 24 jam sebelumnya menurut penghitungan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya