Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
KANTOR hak asasi PBB mengaku sangat prihatin atas eskalasi kekerasan di wilayah Palestina yang diduduki, Jerusalem timur dan Israel.
"Kami mengutuk semua kekerasan dan semua hasutan untuk melakukan kekerasan dan perpecahan etnis serta provokasi," kata juru bicara Rupert Colville kepada wartawan di Jenewa pada Selasa (11/5).
Dia mengatakan pasukan keamanan Israel harus memberikan kebebasan berekspresi, berserikat dan berkumpul.
"Tidak ada kekuatan yang boleh digunakan terhadap mereka yang menggunakan hak mereka secara damai," kata juru bicara Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia tersebut.
“Ketika penggunaan kekuatan diperlukan, itu harus sepenuhnya sesuai dengan standar hak asasi manusia internasional,” tambahnya.
Colville mengatakan kepala hak asasi PBB Michelle Bachelet sangat prihatin tentang dampak kekerasan terhadap anak-anak.
"Anak-anak yang ditahan harus dibebaskan," tuturnya.
"Semuanya harus tenang,” imbuhnya.
Israel dan Hamas melakukan baku tembak pada hari Selasa, dengan 22 warga Palestina tewas di Gaza, dalam eskalasi dramatis antara rival sengit yang dipicu oleh kerusuhan di kompleks Masjid Al-Aqsa di Jerusalem.
Ketegangan di Jerusalem telah berkobar menjadi gangguan terburuk di kota itu sejak 2017 ketika polisi anti huru hara Israel bentrok dengan kerumunan besar jemaah Palestina pada hari Jumat terakhir bulan suci Ramadan. (Straitstimes/OL-13)
Baca Juga: Jokowi Desak PBB Ambil Tindakan terhadap Israel
PELAPOR khusus PBB untuk hak asasi manusia di wilayah Palestina, Michael Lynk mengatakan bahwa pemukiman Israel di Jerusalem timur dan Tepi Barat yang diduduki merupakan kejahatan perang.
Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan sembilan orang terluka, termasuk tiga dirawat di rumah sakit dalam konfrontasi. Luka-luka itu akibat pemukulan, peluru karet, dan bom suara.
Polisi telah mengerahkan lebih dari 2.000 bala bantuan, memblokade jalan-jalan di dekatnya, dan menggunakan peluru berujung busa dan granat kejut untuk membubarkan warga Palestina.
Ketika ditanyakan terkait AS menentang pawai tersebut atau tidak, Price menolak untuk memberikan respons secara langsung.
Pawai yang disebut March of the Flags akan berlangsung pada Kamis (10/6) dan dilanjutkan melalui daerah-daerah di Jerusalem timur.
Secara terpisah pada Rabu, Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengatakan di Twitter bahwa Inggris telah menjanjikan bantuan darurat sebesar 3,2 juta pound atau US$4,5 juta.
KEPOLISIAN Israel mencegah Patriark Latin Jerusalem, Kardinal Pierbattista Pizzaballa, untuk memasuki Gereja Makam Suci guna merayakan Misa Minggu Palma.
PM Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi memberikan jaminan untuk memfasilitasi penyaluran bantuan kemanusiaan Malaysia kepada masyarakat Gaza.
Penutupan dilakukan setelah serbuan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran, dengan alasan arahan Komando Front Dalam Negeri melarang adanya kerumunan besar.
Pejabat Hamas Bassem Naim kecam utusan Board of Peace, Nickolay Mladenov, karena syaratkan pelucutan senjata sebagai imbalan rekonstruksi Gaza dan penarikan pasukan.
Militer Israel tega menyiksa balita 1 tahun, Karim Abu Nassar, dengan sundutan rokok selama 10 jam di Gaza untuk paksa pengakuan ayahnya. Pelanggaran HAM berat!
Tragedi kemanusiaan berlanjut: Anak 13 tahun tewas di tenda Gaza dan seorang ibu ditembak di Reineh. Total korban tewas di Gaza kini melampaui 72.000 jiwa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved