Kamis 10 Juni 2021, 16:48 WIB

AS Desak Warga Israel dan Palestina tidak Terprovokasi Pawai

Henry Hokianto | Internasional
AS Desak Warga Israel dan Palestina tidak Terprovokasi Pawai

AFP/Nicholas Kamm.
Ned Price.

 

PADA Rabu (9/6), Amerika Serikat mendesak warga Israel dan Palestina agar menghindari provokasi dan mempertahankan gencatan senjata setelah Israel menyetujui pawai nasionalis yang kontroversial di Jerusalem.

"Kami percaya bahwa penting untuk menahan diri dari langkah-langkah yang memperburuk ketegangan," ujar Juru Bicara Departemen Luar Negeri Ned Price saat ditanya tentang pawai tersebut.

Dia juga berkata bahwa AS terlibat dalam diplomasi dan ingin melakukan segala yang bisa untuk mencoba mencegah eskalasi atau provokasi yang mungkin memberikan percikan untuk memunculkan kembali kekerasan.

Ketika ditanyakan terkait AS menentang pawai tersebut atau tidak, Price menolak untuk memberikan respons secara langsung. "Kita semua melihat yang memicu gejolak kekerasan terakhir dan kita tahu betapa rumit situasi tersebut."

Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memberi lampu hijau untuk pawai melalui Jerusalem pada minggu depan, di tengah ancaman oleh Hamas jika pawai itu terus berlanjut.

Sebelumnya para pengunjuk rasa dari sayap kanan kelompok Yahudi meningkatkan ketegangan di Jerusalem yang mendorong polisi untuk mengintervensi di kompleks masjid suci Al-Aqsa.

 

Kerusuhan tersebut memicu serangan roket dari Hamas. Akibatnya, konflik militer yang menewaskan 260 warga Palestina dan setidaknya 13 orang di Israel pada bulan lalu. (OL-14)

Baca Juga

antaranews.com

Mesir Beri Hukuman Mati 12 Tokoh Senior Ikhwanul Muslimin

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 15 Juni 2021, 22:57 WIB
Banyak tokoh Ikhwanul Muslimin telah dijatuhi hukuman mati dalam kasus...
new-thing.org

Pekerja Migran Indonesia Dideportasi dari Taiwan

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 15 Juni 2021, 22:31 WIB
Seorang pekerja migran perempuan asal Indonesia di Taiwan, Senin (14/6), ditahan untuk proses deportasi setelah kematian...
AFP/Atta Kenare.

Para Aktivis Tuding Capres Favorit Iran Pelanggar HAM Berat

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 15 Juni 2021, 22:18 WIB
Pada usia 20 tahun, ia diangkat menjadi jaksa untuk distrik Karaj dan kemudian Provinsi Hamadan. Sebelum 1985 ia dipromosikan menjadi wakil...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pengelola Nakal di Hunian Vertikal

TREN masyarakat tinggal di hunian vertikal terus meningkat dalam lima tahun belakangan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya