Senin 10 Mei 2021, 19:02 WIB

Pasukan Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa Senin Pagi

Atikah Ishmah Winahyu | Internasional
Pasukan Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa Senin Pagi

Antara
Ilustrasi

 

PASUKAN Israel menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa pada Senin (10/5) pagi. Mereka menembakkan peluru berlapis karet, gas air mata, dan bom suara ke jemaah Palestina.

Kekerasan terbaru terjadi ketika Jerusalem Timur yang diduduki bersiap untuk menggelar pawai nasionalis Yahudi yang direncanakan melalui kota pada Senin malam. Pawai Bendera Hari Jerusalem tahunan menandai hari Jerusalem Timur diduduki pada tahun 1967 dan kemudian dianeksasi oleh Israel, sebuah tindakan yang tidak diakui oleh mayoritas komunitas internasional.

Biasanya aktivis muda Zionis berjalan melalui daerah Palestina di Kota Tua dan lingkungan Jerusalem Timur dalam provokasi.

Ibrahim (17) berada di dalam Masjid Al-Aqsa sedang salat ketika pasukan Israel tiba-tiba menyerbu kompleks tersebut pada pukul 8 pagi waktu setempat.

"Polisi Israel bergegas melalui semua gerbang Al Aqsa, mungkin 1.000 di antaranya, dan mereka mulai menembakkan peluru karet dan gas air mata," katanya.

“Seorang polisi melemparkan granat setrum ke dalam masjid dan karpet terbakar. Saya nyaris lolos," imbuhnya.

Ibrahim mengatakan dia pergi mencari perlindungan di klinik, tetapi polisi Israel memaksa masuk.

Baca juga : Sekjen PBB Minta Israel Menahan Diri di Jerusalem Timur

"Mereka menyemprotkan gas merica dan melemparkan granat setrum, meskipun ada orang dirawat di sana," katanya.

“Orang-orang di lantai tercekik,” imbuhnya.

“Ada banyak yang terluka di dalam. Akhirnya, polisi mengeluarkan kami dari Bab al-Asbat (Gerbang Singa), mendorong kami dengan setiap langkah yang kami ambil,” lanjutnya.

Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan, setidaknya 305 orang terluka selama serangan Israel di kompleks Masjid Al Aqsa dan daerah sekitarnya di Kota Tua Jerusalem Timur yang diduduki.

Sekitar 228 telah dipindahkan ke tiga rumah sakit di Jerusalem Timur dan tujuh dalam kondisi kritis.

Menurut radio tentara Israel, 21 pasukan Israel terluka. Gerbang kompleks Masjid Al Aqsa dibuka kembali Pasukan Israel mundur dari kompleks Masjid Al Aqsa, memungkinkan warga Palestina yang terjebak di dalam untuk pergi.

Namun yang lainnya, memilih untuk tetap tinggal dan telah memulai proses pembersihan Masjid al-Qibli sebagai persiapan untuk salat siang.

Sementara itu, Mufti Muhammad Hussein dari Jerusalem mengatakan bahwa adalah kewajiban Islam untuk menjaga Masjid Al Aqsa.

"Yang terjadi adalah kejahatan yang dilakukan oleh pendudukan Israel terhadap hak untuk beribadah," katanya.

"Ini adalah kejahatan terhadap orang-orang Jerusalem tetapi tindakan mereka akan gagal,” ujarnya. (Aljazeera/OL-2)

 

Baca Juga

Peter PARKS / AFP

Polisi Hong Kong Tangkap Kolumnis Surat Kabar Apple Daily

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Rabu 23 Juni 2021, 12:49 WIB
Polisi Hong Kong mengatakan, seorang pria berusia 55 tahun ditangkap karena dituduh berkolusi dengan pasukan asing untuk membahayakan...
AFP/ Alberto PIZZOLI

PM Italia Ganti Vaksin di Dosis Kedua Vaksinasi Covid-19

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 23 Juni 2021, 12:28 WIB
Rekomendasi bagi mereka yang telah menerima satu dosis vaksin AstraZeneca untuk mengubah vaksin di dosis kedua memicu perdebnatan di Italia...
AFP

Junta Myanmar Berterima Kasih Atas Dukungan Rusia

👤Nur Aivanni 🕔Rabu 23 Juni 2021, 12:15 WIB
KEPALA junta Myanmar berterima kasih kepada Rusia yang mendukung dalam pasokan senjata sehingga tentara Myanmar menjadi salah satu terkuat...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kereta Api Makassar-Parepare Membangun Ekonomi dan Peradaban

Belanda pernah membuat jalur kereta api Makassar-Takalar, namun sejak Jepang berkuasa jalur itu dibongkar. Dan baru era sekarang, Sulawesi Selatan kembali memiliki jalur  kereta api

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya