Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
TUNANGAN jurnalis Arab Saudi yang terbunuh, Jamal Khashoggi, meminta agar putra mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman harus dihukum tanpa penundaan atas pembunuhan itu.
Amerika Serikat pada Jumat (26/2) mengumumkan laporan yang secara terbuka menuduh putra mahkota menyetujui pembunuhan Khashoggi di konsulat Istanbul kerajaan pada 2018.
Namun Amerika Serikat berhenti menerapkan sanksi terhadap pemimpin de facto berusia 35 tahun itu, yang dikenal dengan inisialnya MBS.
"Sangat penting bahwa Putra Mahkota, yang memerintahkan pembunuhan brutal terhadap orang tidak bersalah, harus dihukum tanpa penundaan," kata tunangan Khashoggi, Hatice Cengiz, dalam pernyataan yang diposting di akun Twitter resminya dalam bahasa Inggris dan Arab, Senin (1/3).
"Ini tidak hanya akan membawa keadilan yang kami cari untuk Jamal, tapi juga bisa mencegah tindakan serupa terulang di masa depan," katanya.
Khashoggi, seorang penduduk AS dan kritikus Pangeran Mohammed yang menulis untuk The Washington Post, dibunuh dan dimutilasi pada konsulat kerajaan di Istanbul setelah masuk ke dalam untuk menerima dokumen pernikahannya dengan Cengiz.
Cengiz mengatakan bahwa setelah laporan ini, tidak ada lagi legitimasi politik untuk Putra Mahkota. Namun dia mengatakan laporan AS tidak cukup jauh.
"Kebenaran yang sudah diketahui telah terungkap sekali lagi dan sekarang sudah dikonfirmasi. Namun ini tidak cukup," dia memperingatkan, "Karena kebenaran hanya bisa bermakna jika keadilan bisa dicapai."
Cengiz berkata jika putra mahkota tidak dihukum, "Selamanya itu menandakan bahwa pelaku utama bisa lolos dari pembunuhan yang akan membahayakan kita semua dan menjadi noda pada kemanusiaan kita."
Pemerintah Saudi, yang awalnya mengatakan tidak memiliki informasi tentang Khashoggi, mengatakan menerima tanggung jawab atas pembunuhan itu tetapi menganggapnya sebagai operasi nakal yang tidak melibatkan pangeran.
Dalam pernyataan Jumat malam, Kementerian Luar Negeri Saudi mengatakan sepenuhnya menolak laporan AS yang tidak diklasifikasikan itu. (AFP/OL-14)
Jumlah tentara AS yang terluka dalam perang Iran melonjak jadi 200 orang. Simak daftar prajurit yang gugur, update Centcom, dan eskalasi konflik Timur Tengah.
Militer AS kerahkan drone MQ-9 Reaper untuk serang situs militer Iran. Simak strategi drone war AS dan penggunaan bom SDB yang mematikan di langit Teheran.
Kementerian Warisan Budaya Iran melaporkan 108 situs bersejarah rusak akibat serangan AS-Israel, termasuk Istana Golestan di Teheran dan situs UNESCO di Isfahan.
Laporan intelijen AS mengungkap struktur kekuasaan Iran makin tangguh di bawah IRGC meski Pemimpin Tertinggi tewas. Simak analisis dampak serangan 28 Februari.
Pemerintahan Donald Trump dilaporkan ingin singkirkan Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel. AS tutup pintu diplomasi selama Diaz-Canel menjabat. Cek detailnya!
Teheran sebut laporan komunikasi dengan AS sebagai "kebohongan murni". Menlu Abbas Araghchi tegaskan Iran tidak pernah meminta gencatan senjata sejak perang pecah.
Tim penyidik sedang melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap fakta hukum dan motif di balik peristiwa berdarah tersebut.
Donald Trump ungkap Iran dua kali coba bunuh dirinya sebelum Ali Khamenei tewas dalam operasi militer AS-Israel. Simak detail suksesi kepemimpinan Iran.
Polda Bali menetapkan enam warga negara asing (WNA) sebagai tersangka dalam kasus dugaan penculikan dan pembunuhan terhadap warga Ukraina berinisial IK.
Pengadilan Utah memutuskan kantor jaksa tetap bisa melanjutkan tuntutan hukuman mati terhadap Tyler Robinson meski ada tuduhan konflik kepentingan.
Penentuan pasal pidana terhadap tersangka anggota Brimob yang menganiaya seorang siswa di Maluku hingga tewas akan sangat bergantung pada hasil pendalaman penyidik.
Nick Reiner, 32, jalani sidang dakwaan atas kasus pembunuhan orangtuanya, sutradara Hollywood Rob Reiner dan Michele Singer. Ia terancam hukuman mati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved