Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
KETEGANGAN di Timur Tengah semakin memanas memasuki minggu ketiga Maret 2026. Komando Pusat Amerika Serikat (Centcom) melaporkan bahwa jumlah tentara AS yang terluka dalam konflik dengan Iran kini mencapai 200 orang, meningkat drastis dari angka yang diumumkan pekan lalu.
Juru bicara Centcom, Kapten Tim Hawkins, mengungkapkan ada penambahan 60 personel terluka dalam kurun waktu enam hari terakhir. "Sepuluh anggota layanan saat ini mengalami luka serius, sementara mayoritas menderita luka ringan dan lebih dari 180 di antaranya kembali bertugas," ujar Hawkins dalam keterangan resminya.
Hingga saat ini, total tentara Amerika Serikat yang tewas dalam perang Iran mencapai 13 orang. Enam personel gugur dalam kecelakaan pesawat pengisi bahan bakar KC-135 di Irak pada 12 Maret 2026. Berikut daftar prajurit yang gugur dalam insiden tersebut:
Tujuh personel lain tewas akibat serangan langsung Iran ke pangkalan militer AS. Enam tentara dari unit 103rd Sustainment Command gugur dalam serangan drone di Kuwait. Satu prajurit, Sersan Benjamin Pennington, 26, tewas dalam serangan di Pangkalan Udara Prince Sultan, Arab Saudi.
Meningkatnya jumlah korban memicu sentimen negatif di publik Amerika Serikat. Keluarga dari Tech. Sgt. Tyler Simmons menyatakan kekecewaan mendalam atas kebijakan keterlibatan militer AS. "Kita tidak perlu berada dalam perang ini. Ini tidak beralasan dan inilah konsekuensi yang harus kita tanggung," ujar Stephan Douglas, sepupu korban.
Konflik yang bermula sejak akhir Februari 2026 menyebabkan kehancuran masif di seluruh Timur Tengah. Berikut estimasi jumlah korban jiwa berdasarkan laporan terbaru:
| Wilayah/Pihak | Estimasi Korban Jiwa |
|---|---|
| Iran | 1.330 orang |
| Libanon | 800 orang |
| Tentara Amerika Serikat | 13 orang |
| Israel | 11 orang (9 Sipil, 2 Tentara) |
Israel dilaporkan terus mengintensifkan serangan ke wilayah Libanon Selatan. Iran tetap meluncurkan rentetan drone dan rudal sebagai bentuk perlawanan terhadap aliansi AS-Israel di kawasan tersebut. (USA Today/I-2)
Presiden Donald Trump menyatakan masih ada target strategis Iran yang belum diserang. Ia mengklaim militer AS mampu menghancurkannya hanya dalam satu hari.
Putra Mahkota Saudi MBS dilaporkan melobi Donald Trump untuk melanjutkan perang dan menggulingkan rezim Iran di tengah konflik Timur Tengah 2026 yang memanas.
Pangeran MBS dikabarkan mendesak Donald Trump untuk terus menggempur Iran demi stabilitas Teluk dan ekonomi. Simak analisis lengkap persaingan Riyadh vs Teheran.
Arab Saudi izinkan AS gunakan pangkalan King Fahd untuk serang Iran. Simak kronologi pergeseran sikap Riyadh dan tawaran damai Pakistan di sini.
Iran bantah kabar Mojtaba Khamenei dilarikan ke Rusia untuk operasi medis. Sementara itu, pejabat tinggi Ali Larijani dikonfirmasi tewas akibat serangan Israel.
Harga minyak dunia melonjak akibat perang Iran. Ekonom Moody's peringatkan peluang resesi 49% dan risiko harga mencapai $200 per barel.
Donald Trump nyatakan AS tak butuh bantuan sekutu amankan Selat Hormuz. Klaim sukses militer lawan Iran meski pasokan minyak dunia terancam blokade.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved