Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat dan seorang ahli WHO, pada Sabtu (13/2) meminta lebih banyak data dari Beijing tentang asal-usul pandemi virus korona, setelah misi WHO berjuang di Tiongkok untuk membuat kemajuan terkait covid-19.
Tim ahli Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan rekan Tiongkok mengunjungi tempat-tempat penting di sekitar kota Wuhan, tempat kasus covid-19 pertama kali terdeteksi. Namun, mereka mengatakan belum dapat menjelaskan sifat transmisi awal. Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan negaranya memiliki keprihatinan yang mendalam tentang temuan awal dari penyelidikan tersebut.
Dalam sebuah wawancara dengan AFP, Peter Ben Embarek, yang memimpin misi WHO, mengatakan bahwa timnya telah meminta lebih banyak data.
"Ada campuran rasa frustrasi, tetapi juga campuran dari ekspektasi yang realistis dalam hal apa yang mungkin dilakukan dalam kerangka waktu tertentu," tambahnya.
Para ahli percaya penyakit yang telah menewaskan hampir 2,4 juta orang di seluruh dunia itu berasal dari kelelawar dan dapat ditularkan ke manusia melalui mamalia lain. Tetapi sementara virus itu pertama kali ditemukan di Wuhan pada Desember 2019, masih belum jelas kapan dan di mana penularan itu sebenarnya dimulai.
Sementara itu, Jerman meningkatkan keamanan perbatasannya, dengan menutup perbatasannya dengan Republik Ceko dan sebagian Austria.
"Saya harus melintasi perbatasan sebelum tengah malam," kata pengemudi profesional Ludvik Boucek kepada AFP pada Sabtu sore saat dia mencuci truknya di area layanan di Rozvadov, Ceko. "Saya senang operator perusahaan memberi tahu saya tentang penutupan itu. Saya belum mendengar apa-apa tentang itu," tambahnya.
baca juga: Tak Ada Indikasi Covid-19 Menyebar di Wuhan Sebelum Desember 2019
Pada Sabtu, Portugal, di antara negara-negara yang paling terpukul di dunia, memperpanjang penangguhan penerbangan dari Inggris dan Brasil hingga 1 Maret. Di Lisbon, pada Jumat, kontrol perbatasan dengan negara tetangga Spanyol diperpanjang hingga 1 Maret. (AFP/OL-3)
DUA sekutu utama Amerika Serikat (AS) di Eropa, Polandia dan Italia memutuskan tidak bergabung dengan Dewan Perdamaian atau Board of Peace
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan Teheran tak akan tunduk pada tuntutan berlebihan AS terkait program nuklir, di tengah negosiasi dan meningkatnya ketegangan kawasan.
Menteri Energi AS Chris Wright sebut hubungan AS-Venezuela akan berubah drastis pasca penangkapan Nicolas Maduro. Fokus pada reformasi minyak dan kerja sama energi.
Presiden Prabowo Subianto dipastikan akan menghadiri KTT perdana Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang akan digelar di Amerika Serikat pekan depan.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia berkomitmen membeli BBM dari Amerika Serikat senilai USD15 miliar sebagai bagian negosiasi dagang.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan lawatan ke AS pada 19 Februari 2026, termasuk rencana penandatanganan kesepakatan tarif dagang Indonesia-AS.
Jepang tangkap kapal nelayan Tiongkok di Nagasaki. Ketegangan meningkat seiring sikap keras PM Sanae Takaichi terkait isu Taiwan dan ancaman militer Beijing.
Koster berharap kedepan hubungan baik antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Tiongkok dapat meningkatkan hubungan kerjasama antara Provinsi Bali dengan Pemerintah Tiongkok.
Dalam tradisi Tiongkok kuno, feng shui berkembang sebagai sistem penataan ruang berbasis pengelolaan energi (qi) untuk menjaga keseimbangan antara manusia, lingkungan, dan kekuasaan.
Timnas Indonesia U-17 harus mengakui keunggulan Tiongkok usai kalah 2-3 dalam laga uji coba Indonesia vs China di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Rabu (11/2) malam
Karakter Draco Malfoy, rival abadi Harry Potter dari asrama Slytherin, mendadak menjadi ikon tak terduga dalam perayaan Imlek 2026 di Tiongkok.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved