Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SERANGAN siber yang diduga dilakukan Rusia menargetkan badan-badan federal utama AS, seperti Departemen Energi, Departemen Keuangan, dan Departemen Perdagangan. Bahkan dikatakan serangan tersebut menargetkan badan yang bertanggung jawab atas persediaan senjata nuklir negara tersebut.
Pihak berwenang pun menyatakan kekhawatirannya atas peretasan tersebut yang dicurigai sebagai pekerjaan Rusia. Mereka memperingatkan bahwa hal itu menimbulkan risiko besar bagi pemerintah federal, negara bagian dan daerah, serta entitas infrastruktur penting.
Dalam pernyataannya pada Kamis (17/12), Cybersecurity and Infrastructure Security Agency (Cisa) juga memperingatkan bahwa akan sulit untuk menghapus malware. Pemerintah AS, pada Rabu, mengonfirmasi bahwa operasi oleh peretas elite memengaruhi jaringannya dan mengatakan serangan itu signifikan dan tengah berlangsung.
Skala sebenarnya dari pembobolan tersebut masih belum diketahui, tetapi tampaknya telah melampaui pemerintah AS. SolarWinds, perusahaan di balik perangkat lunak yang ditargetkan oleh peretas, mengatakan awal pekan ini bahwa hingga 18.000 dari sekitar 300.000 pelanggannya telah mengunduh perangkat lunak yang disusupi.
Peretas yang diyakini bekerja untuk Rusia memasukkan malware ke alat keamanan jaringan populer SolarWind yang disebut Orion. Ini digunakan oleh banyak lembaga pemerintah dan perusahaan besar. Peretasan dimulai pada awal Maret, ketika kode berbahaya menyelinap ke pembaruan Orion.
Malware itu memberi peretas akses jarak jauh ke jaringan organisasi, termasuk email internal. Namun, konten yang ingin dicuri oleh peretas dan seberapa sukses itu dilakukan pun masih belum jelas.
Cisa mengatakan pihaknya terus menganalisis jalan lain yang digunakan oleh para penyerang. Sejauh ini, para peretas diketahui memiliki setidaknya email yang dipantau atau data lain di departemen pertahanan hingga departemen perdagangan AS.
Departemen Energi AS mengatakan mereka memiliki bukti peretas memperoleh akses ke jaringan mereka. Sebelumnya, Politico melaporkan bahwa National Nuclear Security Administration, yang mengelola persediaan senjata nuklir, pun menjadi sasaran.
FBI dan badan lain telah menjadwalkan pengarahan rahasia untuk anggota Kongres pada Jumat.
Joe Biden menyatakan keprihatinannya atas peretasan tersebut. Dia mengatakan akan menjadikan keamanan siber sebagai prioritas utama pemerintahannya, tetapi pertahanan yang lebih kuat saja tidak cukup.
"Kami perlu mengacaukan dan mencegah musuh melakukan serangan siber yang signifikan sejak awal," katanya pada Kamis. "Kami akan melakukannya antara lain dengan mengenakan biaya yang besar pada mereka yang bertanggung jawab atas serangan tersebut," ucapnya.
Pejabat keamanan dalam negeri pun telah mengeluarkan perintah darurat yang memberitahu semua badan sipil federal untuk meninjau sistem mereka. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump belum secara terbuka membahas peretasan tersebut.(The Guardian/OL-14)
Donald Trump kembali mengeraskan sikap terhadap Iran.Trump menyebut pergantian rezim di Teheran sebagai solusi terbaik
DUA sekutu utama Amerika Serikat (AS) di Eropa, Polandia dan Italia memutuskan tidak bergabung dengan Dewan Perdamaian atau Board of Peace
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan Teheran tak akan tunduk pada tuntutan berlebihan AS terkait program nuklir, di tengah negosiasi dan meningkatnya ketegangan kawasan.
Menteri Energi AS Chris Wright sebut hubungan AS-Venezuela akan berubah drastis pasca penangkapan Nicolas Maduro. Fokus pada reformasi minyak dan kerja sama energi.
Presiden Prabowo Subianto dipastikan akan menghadiri KTT perdana Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang akan digelar di Amerika Serikat pekan depan.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia berkomitmen membeli BBM dari Amerika Serikat senilai USD15 miliar sebagai bagian negosiasi dagang.
Sejumlah negara Eropa dilaporkan bahas pengembangan penangkal nuklir pertama sejak Perang Dingin, respons ancaman Rusia dan dinamika NATO.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa atau PBB dan Rusia menyatakan tidak akan menghadiri pertemuan perdana Board of Peace yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump
SERANGAN udara terbaru Rusia menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur vital di Ukraina. Listrik dan air dilaporkan tidak dapat diakses di ibu kota Kyiv
Kremlin pastikan Rusia absen dari pertemuan perdana Board of Peace di Washington pada 19 Februari. Moskow masih pelajari urgensi badan pengelola Gaza tersebut.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved