Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEKERASAN meletus di Paris pada Sabtu (5/12) saat aksi protes massal menentang Undang-Undang Keamanan baru.
Menurut Kementerian Dalam Negeri, jumlah pengunjuk rasa berkurang dari pekan sebelumnya dengan angka nasional 52.350 dibandingkan sepekan sebelumnya yang mencapai 133.000. Sekitar 5.000 orang berdemonstrasi di Paris dibandingkan pada pekan lalu hingga 46.ooo.
Jendela supermarket, agen properti dan bank rusak. Lalu beberapa mobil terbakar di sepanjang Avenue Gambetta ketika ribuan demonstran berunjuk rasa menuju Place de la Republique.
Benda-benda juga dilemparkan ke arah polisi yang dibalas dengan menggunakan gas air mata, dalam pengulangan adegan kekerasan dari aksi protes akhir pekan lalu menentang Undang-Undang Keamanan yang akan membatasi publikasi gambar yang menunjukkan wajah polisi.
Baca juga: Mbappe Kecam Aksi Kekerasan Polisi di Paris
Beberapa demonstran menggunakan benda-benda yang ditinggalkan di jalan-jalan untuk membuat barikade dadakan yang kemudian dibakar. Sebuah bank digeledah oleh pengunjuk rasa yang mendobrak masuk dan mengeluarkan dokumen yang mereka bakar di jalan.
Para pengunjuk rasa meneriakkan slogan-slogan, seperti 'Semua orang membenci polisi'. Beberapa dari mereka pun meledakkan bom asap dan petasan.
Di akun Twitter-nya, Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanin mengatakan polisi di Paris menghadapi individu yang sangat kejam.
"Para preman menghancurkan Republik," katanya.
Sebanyak 64 orang ditahan di seluruh negeri, kata Darmanin. Lalu, delapan polisi terluka. (AFP/OL-5)
Perang tersebut terlalu menguras anggaran negara. Padahal, menurut dia, situasi internal di Amerika Serikat tidak baik-baik saja dan membutuhkan sokongan.
Delpedro Marhaen bentangkan bendera Iran di PN Jakpus, tuntut Presiden Prabowo mundur dari Board of Peace (BoP) dalam sidang putusan kasus penghasutan.
Gelombang protes pecah di penjuru Amerika Serikat usai tewasnya Ali Khamenei. Demonstran sebut kebijakan Trump sebagai bentuk tirani dan menyeret AS ke perang tanpa akhir.
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Mahasiswa diimbau untuk tetap menyampaikan aspirasi secara damai dan konstitusional, khususnya di bulan suci Ramadan.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut pidana penjara 10 bulan terhadap 21 terdakwa kasus kerusuhan demonstrasi yang terjadi pada Agustus 2025.
Viona merupakan atlet dari Jawa Timur yang berani mengungkap dugaan kasus kekerasan seksual di lingkungan olahraga.
Menpora menyatakan dukungannya terhadap langkah FPTI yang mendampingi serta memfasilitasi lima atletnya.
Perkara yang diduga terjadi di pelatnas itu telah masuk ke ranah hukum setelah sejumlah atlet secara resmi melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Mengapa emosi bisa berujung kekerasan? Psikolog UGM & UI jelaskan peran Amigdala vs Prefrontal Cortex serta cara mencegah perilaku impulsif.
Seorang mahasiswa UIN Suska Riau dibacok sesama rekan menggunakan kapak saat menunggu sidang proposal. Simak kronologi dan dugaan motif asmaranya.
Papua Connection menyerukan penghentian kekerasan bersenjata di Tanah Papua, khususnya yang menyasar warga sipil, guru, dan tenaga kesehatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved