Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
BINTANG sepak bola Prancis Kylian Mbappe, Kamis (26/11), bergabung dengan rekannya di skuat Les Bleus dan atlet lain mengecam polisi yang terekam kamera memukuli seorang produser musik di Paris. Mbappe menyebut aksi itu memuakkan.
"Video yang memuakkan, kekerasan yang tidak bisa diterima," cicit Mbappe sembari mengunggah foto produser musik yang disebut bernama Michel itu.
"Katakan tidak untuk rasisme," imbuhnya.
Cicitan Mbappe itu telah di-retweet sebanyak 125 ribu kali.
Baca juga: Griezmann dan Umtiti Kecam Kekerasan Polisi di Prancis
Atlet Prancis, sebelumnya, enggan mengambil sikap politik, berbeda dengan atlet Amerika Serikat yang memiliki hubungan yang erat dengan gerakan Black Lives Matter.
Namun, kasus ini memancing sejumlah nama besar olahraga Prancis angkat bicara.
Rekan Mbappe di timnas Prancis yang menjadi juara Piala Dunia 2018, Antoine Griezmann dan Samuel Umtiti, juga telah mengungkapkan pendapat mereka mengecam aksi kekerasan yang dilakukan polisi Paris itu.
"Saya sangat khawatir dengan Prancis saya," cicit Griezmann sembari me-mention Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmain dan menampilkan video pemukulan yang viral itu.
Griezmann, yang memiliki 7,4 juta follower di Twitter, dan Umtiti, yang memiliki 1,5 juta follower, bermain untuk klub La Liga Barcelona.
Umtiti, yang bersama Griezmann, mengantarkan Les Bleus menjadi juara Piala Dunia 2018, mencicit, "Manusia bisa melakukan aksi yang tidak manusiawi."
Insiden itu muncul seiring digelarnya sejumlah pemeriksaan terhadap dugaan aksi kekerasan oleh polisi terhadap warga kulit hitam dan keturunan Arab serta munculnya undang-undang baru yang membatasi hak media memunculkan wajah polisi.
Produser musik, yang hanya disebut bernama Michel, awalnya ditangkap karena dianggap melawan polisi. Namun, jaksa membatalkan dakwaan itu dan malahan membuka penyelidikan terhadap polisi yang menangkap Michel atas dugaan melakukan kekerasan. (AFP/OL-1)
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved