Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PASUKAN keamanan Libanon pada Kamis malam (6/8), terpaksa harus menembakkan gas air mata untuk membubarkan puluhan demonstran anti-pemerintah di Beirut. Para demonstran tersebut marah, lantaran adanya ledakan dahsyat yang dinilai sebagai ekspresi yang paling mengejutkan dari ketidakmampuan pemerintah mereka.
Dikutip France24, bentrokan sempat terjadi di pusat kota Beirut, di jalanan yang rusak menuju parlemen dengan puing-puing dari ledakan yang masih mengotori seluruh area. Para pengunjuk rasa telah memicu kebakaran kecil, merusak toko-toko dan melemparkan batu ke pasukan keamanan.
Polisi kemudian membalas dengan gas air mata untuk membubarkan kerumunan kecil itu. Beberapa di antaranya juga mengalami luka-luka ringan akibat aksi tersebut. Bentrokan itu meletus ketika duta besar Libanon untuk Yordania mengundurkan diri, mengatakan adanya kelalaian total oleh otoritas negara. Hal itu menandakan perlunya perubahan kepemimpinan dan pengunduran diri itu adalah yang kedua setelah ledakan pada Selasa. Sebelumnya, anggota parlemen Marwan Hamadeh juga mengundurkan diri pada Rabu.
baca juga: Indonesia Bisa Galang Solidaritas Bantu Libanon
Adapum, ledakan dahsyat pada Selasa menewaskan hampir 150 orang, melukai sedikitnya 5.000 orang, dan menghancurkan seluruh distrik ibukota. Pihak berwenang Libanon mengatakan hal itu dipicu oleh api yang menyulut 2.750 ton amonium nitrat yang disimpan di gudang di pelabuhan Beirut sejak 2013.(OL-3)
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
AKSI unjuk rasa yang digelar Serikat Buruh Industri Morowali Indonesia (SBIMI) di depan kantor PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Seperti diketahui bencana banjir Pekalongan yang telah merendam permukiman mereka selama hampir satu bulan hingga saat ini masih belum tertangani dengan baik.
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menegaskan negaranya tidak gentar menghadapi ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump, meski Iran tengah diguncang.
Masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas.
Komisi III DPR RI meluruskan berbagai narasi keliru soal KUHP baru, menegaskan pidana mati, pasal presiden, zina, hingga demo tetap dibatasi prinsip keadilan.
Konflik memuncak! Iran dan Hizbullah luncurkan gelombang rudal ke Israel.
Eskalasi militer meningkat di Timur Tengah. Israel meluncurkan serangan skala besar ke pinggiran Beirut (Dahieh), sementara Hizbullah membalas dengan rudal canggih
Jumlah korban tewas akibat serangan Israel di Lebanon telah mencapai 570 orang
Konflik di Libanon memanas setelah Hizbullah menyerang Israel sebagai respons atas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Iran menyatakan empat diplomat mereka tewas dalam serangan udara yang diluncurkan Israel ke sebuah hotel di Beirut, Libanon, pekan lalu.
Israel kembali melancarkan serangan udara ke sejumlah wilayah di Libanon.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved