Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sepakat bekerja sama untuk mencari solusi terkait konflik di Libia. Hal itu terungkap dalam pembicaraan telepon antara kedua pemimpin negara, Selasa (14/7).
"Trump dan Erdogan sepakat bekerja sama lebih erat, sebagai sekutu, untuk mempromosikan kestabilan di Libia," ungkap kantor presiden Turki dalam pernyataan resmi.
Turki mendukung pemerintahan Libia yang diakui PBB, GNA, dan mengirimkan dukungan militer ke Tripoli untuk menghadapi Khalifa Haftar yang melancarkan serangan untuk merebut ibu kota.
Baca juga: Trump Klaim Lebih Banyak Warga Kulit Putih Terbunuh oleh Polisi
AS, secara resmi mendukung GNA namun Haftar didukung oleh sekutu Washington, Mesir, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.
Libia telah dilanda kekacauan sejak 2011 ketika Moamer Kadhafi digulingkan dengan kelompok bersenjata bersaing merebut kekuasaan. (AFP/OL-1)
Donald Trump kembali mengeraskan sikap terhadap Iran.Trump menyebut pergantian rezim di Teheran sebagai solusi terbaik
Presiden Donald Trump mengancam akan mengerahkan kekuatan militer besar jika negosiasi nuklir dengan Iran gagal. AS kirim kapal induk ke Timur Tengah.
Di tengah ketegangan dengan AS terkait Greenland dan tarif dagang, Kanselir Jerman Friedrich Merz memperingatkan runtuhnya tatanan dunia di Konferensi Keamanan Munich.
Perseteruan memanas, pemerintahan Trump resmi menggugat Harvard atas dugaan penghambatan investigasi hak sipil terkait proses penerimaan mahasiswa.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa atau PBB dan Rusia menyatakan tidak akan menghadiri pertemuan perdana Board of Peace yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memperingatkan Iran soal konsekuensi sangat traumatis jika gagal mencapai kesepakatan nuklir.
Rusia kecam pembunuhan Seif al-Islam Khadafi. Kematian putra Muammar Khadafi ini dinilai mengancam rekonsiliasi dan stabilitas politik di Libia.
Saif al-Islam Gaddafi, putra paling berpengaruh dari Muammar Gaddafi, dilaporkan tewas di Zintan. Simak profil dan perjalanan politiknya dari calon pemimpin hingga buronan ICC.
Seif al-Islam Kadhafi, putra mantan pemimpin Libya, tewas dalam serangan di kediamannya.
Saif al-Islam Gaddafi, putra mantan pemimpin Libia Muammar Gaddafi, dilaporkan tewas tertembak.
Jet pribadi Dassault Falcon 50 menjadi sorotan usai kecelakaan di Ankara yang menewaskan Panglima Libia.
Pesawat Falcon 50 yang membawa Panglima Militer Libia, Jenderal Mohammed al-Haddad, jatuh di Turki setelah melaporkan gangguan listrik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved