Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
SAIF al-Islam Gaddafi, putra paling menonjol dari mendiang pemimpin Libia Muammar Gaddafi, dilaporkan tewas di kota Zintan, wilayah barat Libia. Kabar kematian pria berusia 53 tahun ini dikonfirmasi penasihat politiknya, Abdullah Othman, dan pengacaranya, Khaled el-Zaydi, Selasa (3/2/2026), meski rincian penyebab kematiannya masih belum diungkap secara jelas.
Kematian Saif al-Islam menandai berakhirnya ambisi politik dari sosok yang pernah dianggap sebagai pewaris takhta ayahnya. Sejak pemberontakan tahun 2011, ia menetap di Zintan. Awalnya sebagai tahanan, namun sejak 2017 berstatus bebas dan mulai merancang kembalinya dinasti Gaddafi ke panggung kekuasaan.
Lulusan London School of Economics (LSE) ini sempat dikenal dunia sebagai wajah "progresif" Libia. Ia memainkan peran kunci dalam menormalisasi hubungan Libia dengan Barat, termasuk memimpin negosiasi nuklir dan kompensasi bagi korban pengeboman Lockerbie. Namun, reputasi akademisnya sempat tercoreng akibat kontroversi hibah dana dari yayasan miliknya kepada LSE.
Saat gelombang Arab Spring menghantam Libia pada 2011, citra progresifnya runtuh. Ia memilih setia berdiri di samping ayahnya dan dituduh melakukan kekerasan ekstrem terhadap demonstran. Hal ini membuatnya masuk dalam daftar sanksi PBB dan menjadi buronan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) atas dugaan kejahatan perang.
Setelah jatuhnya Tripoli pada 2011, ia ditangkap milisi di Zintan. Meskipun pengadilan di Tripoli sempat menjatuhkan hukuman mati secara in absentia pada 2015, ia dibebaskan oleh batalion Abu Bakr as-Siddiq pada 2017 melalui skema amnesti.
Setelah bertahun-tahun bersembunyi di bawah tanah, Saif mengejutkan dunia lewat wawancara dengan The New York Times pada 2021. Ia mengibaratkan kembalinya ke publik seperti aksi perlahan.
"Saya telah jauh dari rakyat Libia selama 10 tahun. Anda perlu kembali pelan-pelan, pelan-pelan. Seperti striptease," ujarnya kala itu.
Upaya terakhirnya untuk berkuasa terjadi pada November 2021, saat ia mendaftarkan diri sebagai calon presiden di kota Sebha. Namun, pemilu tersebut gagal terlaksana akibat ketidakstabilan politik yang terus melanda Libia hingga hari ini.
Kematian Saif al-Islam kini meninggalkan lubang besar bagi para pendukung lama rezim ayahnya yang berharap ia bisa menyatukan kembali negara yang terpecah tersebut. (Al Jazeera/Z-2)
Seif al-Islam Kadhafi, putra mantan pemimpin Libya, tewas dalam serangan di kediamannya.
Saif al-Islam Gaddafi, putra mantan pemimpin Libia Muammar Gaddafi, dilaporkan tewas tertembak.
Jet pribadi Dassault Falcon 50 menjadi sorotan usai kecelakaan di Ankara yang menewaskan Panglima Libia.
Pesawat Falcon 50 yang membawa Panglima Militer Libia, Jenderal Mohammed al-Haddad, jatuh di Turki setelah melaporkan gangguan listrik.
Panglima Angkatan Darat Libia, Jenderal Mohammed Ali Ahmed al-Haddad, tewas setelah jet Falcon 50 jatuh di dekat Ankara, Turki.
Saif al-Islam Gaddafi, putra mantan pemimpin Libia Muammar Gaddafi, dilaporkan tewas tertembak.
Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy dibebaskan setelah tiga minggu menjalani hukuman lima tahun penjara atas kasus pendanaan kampanye dari rezim Muammar Gaddafi.
Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy diperintahkan masuk penjara pada 21 Oktober 2025 setelah divonis lima tahun atas kasus konspirasi Muammar Gaddafi.
Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy menjadi mantan presiden pertama yang dijatuhi hukuman 5 tahun penjara atas kasus dana gelap Gaddafi.
Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy dijatuhi hukuman 5 tahun penjara atas kasus dana Gaddafi. Vonis ini memicu perpecahan politik Prancis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved