Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengumumkan pada Selasa (19/5) bahwa pemerintahannya mengakhiri semua perjanjian yang ditandatangani dengan Israel dan Amerika Serikat, termasuk kerja sama keamanan. Pernyataan tersebut muncul sebagai respons Palestina atas rencana Israel yang akan mencaplok wilayah Tepi Barat.
"Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) dan negara Palestina dibebaskan pada hari ini dari semua perjanjian dan pemahaman dengan pemerintah Amerika dan Israel dan semua komitmen berdasarkan pada pemahaman dan perjanjian ini, termasuk tentang keamanan," Abbas berkata dalam pidatonya, seperti dikutip dari The Guardian, Rabu (20/5).
Baca juga: Pandemi Bisa Jerumuskan 60 Juta Orang ke Kemiskinan Ekstrem
Dikutip dari Al Jazeera, Abbas membuat pengumuman tersebut selama pertemuan darurat yang diadakan di Ramallah untuk membahas rencana Israel. Pada Februari, Abbas mengancam akan menarik diri dari perjanjian setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkap rencananya di Timur Tengah, yang mencakup kemungkinan aneksasi.
Adapun implikasi dari langkah yang diambil Abbas tersebut masih belum jelas. Dalam pidatonya, yang disiarkan di televisi Palestina, Abbas juga mengatakan dia masih siap untuk bernegosiasi dengan Israel dan tetap berkomitmen untuk mengakhiri konflik berdasarkan solusi dua negara.
Pencaplokan wilayah Tepi Barat sebagai bagian dari rencana Timur Tengah Trump merupakan janji kampanye pemilihan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Beberapa laporan dari Israel menunjukkan bahwa pejabat keamanan Palestina telah diperintahkan untuk berhenti berbicara dengan rekan-rekan mereka dari Israel. (The Guardian/Al Jazeera/OL-14)
Otoritas Israel batalkan salat Jumat di Masjid Al-Aqsa dengan dalih konflik Iran. Imam Besar Al-Aqsa mengecam penutupan yang dianggap tidak berdasar tersebut.
Pasukan Israel serbu belasan desa di Ramallah, tahan satu pemuda, aniaya warga, hingga sita rumah dan uang tunai penduduk dalam operasi militer Kamis malam.
Bantuan ini merupakan aksi kolaborasi antara sektor swasta dan lembaga filantropi Islam dalam merespons krisis kemanusiaan di Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus menunjukkan komitmennya dalam misi kemanusiaan global dengan menyalurkan bantuan paket makanan siap saji bagi warga terdampak konflik di Palestina.
Baznas kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina yang terdampak konflik. Kali ini, bantuan yang disalurkan berupa pakaian dengan total 2.400 paket.
Israel menutup Masjid Al-Aqsa untuk hari ketiga di tengah Ramadan 2026 pasca-perang dengan Iran. Warga Palestina peringatkan perubahan status quo permanen.
Pada Jumat (27/2) belum ada permintaan resmi yang bisa dijadikan dasar pengambilan keputusan.
Dubes Iran di Jakarta tegaskan Ali Khamenei telah memfatwakan nuklir itu haram. Ia menyebut tuduhan senjata nuklir hanyalah dalih AS-Israel untuk melakukan pembunuhan.
Iran tunjuk badan pemerintahan sementara beranggotakan 3 orang pasca wafatnya Ali Khamenei. Di saat bersamaan, AS siapkan operasi militer 100 hari ke Teheran.
Amerika Serikat pertimbangkan operasi militer hingga 100 hari terhadap Iran. Pentagon tambah personel intelijen di tengah eskalasi konflik yang meluas.
Pengalaman masa lalu menunjukkan bahwa setiap proses perundingan dengan Amerika Serikat berakhir dengan pelanggaran kesepakatan atau bahkan serangan militer terhadap Iran.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth selidiki serangan udara di Sekolah Shajareh Tayyebeh, Iran yang tewaskan 168 siswi. Iran tuduh AS-Israel sebagai pelaku.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved