Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkapkan ia telah melakukan pembicaraan yang sangat baik dengan pemimpin Taliban mengenai proses perdamaian di Afghanistan. Hal tersebut pertama kali disampaikan pemberontak mengenai sambungan telepon yang sangat tidak biasa antara Trump dan mantan pejuang Taliban Mullah Baradar.
Dikutip dari AFP, Selasa (3/3), pembicaraan tersebut berlangsung selama 35 menit. Trump pun mengonfirmasi pembicaraan tersebut.
"Kami melakukan pembicaraan yang sangat baik dengan pemimpin Taliban hari ini," kata Trump di Washington.
"Hubungan saya dengan mullah sangat baik. Kami memiliki percakapan yang panjang hari ini dan Anda tahu, mereka ingin menghentikan kekerasan, mereka juga ingin menghentikan kekerasan," jelas Trump.
Dalam sebuah transkrip panggilan telepon yang dikeluarkan Taliban, Mullah Baradar mendesak Trump mengambil tindakan tegas sehubungan dengan penarikan pasukan asing dari Afghanistan.
Baca juga: Ramai-Ramai Mendukung Biden
Panggilan tersebut berlangsung sekitar pukul 14.40 waktu setempat, Selasa (3/3), yakni sehari setelah militan mengakhiri gencatan senjata sebagian yang dimaksudkan sebagai langkah pertama dalam kesepakatan damai yang lebih luas dalam perjanjian AS-Taliban yang ditandatangani pada Sabtu.
Kerusuhan tersebut menimbulkan pertanyaan tentang masa depan pembicaraan antara pemberontak dan pemerintah Afghanistan yang didukung AS di Kabul yang akan dimulai 10 Maret.
Trump telah menggembar-gemborkan perjanjian damai sebagai cara untuk mengakhiri pertikaian berdarah.
Menurut ketentuan perjanjian itu, AS dan pasukan asing lainnya akan meninggalkan Afghanistan dalam waktu 14 bulan, asalkan Taliban memenuhi janji dan mengadakan pembicaraan dengan pemerintah di Kabul.
Perjanjian itu juga mencakup komitmen untuk menukar 5.000 tahanan Taliban yang ditahan oleh pemerintah Afghanistan dengan imbalan 1.000 tawanan.
Setelah penandatanganan kesepakatan pada Sabtu (29/2), Taliban secara terbuka mengklaim "kemenangan" atas AS dan pada Senin (2/3) mereka mengumumkan diakhirinya gencatan senjata sebagian dan melanjutkan serangan mereka terhadap pasukan nasional Afghanistan.
Sejak Senin (2/3), Taliban melakukan 33 serangan di 16 dari 34 provinsi Afghanistan, kata juru bicara kementerian dalam negeri Nasrat Rahimi.
"Akibatnya, enam warga sipil tewas dan 14 lainnya luka-luka. Delapan musuh juga tewas, 15 orang luka-luka," katanya melalui akun Twitter.
Dua tentara tewas dalam salah satu serangan di Provinsi Kandahar selatan, kata satu pernyataan pemerintah. Sementara itu, serangan di Provinsi Logar dekat Kabul menewaskan lima pasukan keamanan, kata juru bicara gubernur provinsi tersebut Didar Lawang kepada AFP. (OL-1)
Donald Trump kembali enggan menjelaskan langkah AS terkait Greenland, namun memberi sinyal peluang kesepakatan di Davos. Denmark memperingatkan risiko terhadap NATO.
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Buntut ancaman Trump soal Greenland, Parlemen Eropa berencana menunda persetujuan kesepakatan tarif Juli lalu. Ancaman perang dagang kembali hantui pasar global.
USKUP Agung Katolik untuk dinas militer AS mengatakan bahwa secara moral dapat diterima untuk tidak mematuhi perintah jika pasukan menganggap perintah bertentangan dengan hati nurani mereka.
PRESIDEN Donald Trump memperjelas selama berbulan-bulan bahkan mungkin bertahun-tahun bahwa ia termotivasi secara unik oleh keinginan untuk memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian.
Perdana Menteri Store menegaskan bahwa pemerintah Norwegia tidak memiliki kewenangan dalam penentuan penerima Hadiah Nobel Perdamaian.
Donald Trump kembali enggan menjelaskan langkah AS terkait Greenland, namun memberi sinyal peluang kesepakatan di Davos. Denmark memperingatkan risiko terhadap NATO.
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Menlu Rusia Sergei Lavrov menyebut Greenland bukan bagian alami dari Denmark. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan AS dan Eropa terkait rencana Donald Trump.
Macron dan Uni Eropa bersatu di Davos melawan ambisi Trump atas Greenland. Ketegangan meningkat seiring ancaman tarif dan retorika keras yang mengancam NATO.
Departemen Kehakiman AS melayangkan somasi kepada pejabat Minnesota atas tuduhan menghalangi petugas imigrasi. Ketegangan dipicu penembakan demonstran oleh agen ICE.
Pedoman diet terbaru AS memicu perdebatan sengit. Ahli kardiologi peringatkan risiko lemak jenuh dan daging merah dalam piramida makanan "terbalik" Trump.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved