Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
SITUASI di Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran paling vital di dunia, kian mencekam. Otoritas maritim melaporkan tiga kapal kargo dihantam "proyektil tak dikenal" pada Rabu waktu setempat. Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya tekanan militer setelah meletusnya konflik terbuka antara Israel-AS dengan Iran sejak akhir Februari lalu.
Ketegangan ini berdampak langsung pada ekonomi global. Arus lalu lintas di koridor utama minyak tersebut anjlok drastis, memicu lonjakan harga energi di pasar internasional.
Laporan serangan bermula dari kapal berbendera Thailand yang dihantam proyektil di sebelah utara Oman, memicu kebakaran hebat di atas kapal. Angkatan Laut Thailand segera mengerahkan bantuan darurat untuk menyelamatkan 23 awak kapal. Iran kemudian mengakui bertanggung jawab atas serangan tersebut dengan dalih kru kapal mengabaikan peringatan mereka.
Tak lama berselang, sebuah kapal kontainer berbendera Jepang mengalami kerusakan ringan setelah diserang di lepas pantai Uni Emirat Arab. Kapal kargo ketiga juga dilaporkan terkena hantaman di arah barat laut Dubai. Lembaga Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) kini mengimbau seluruh kapal untuk melintas dengan kewaspadaan tinggi.
Iran menunjukkan sikap menantang dengan menyatakan akan memblokir setiap tetes minyak yang ditujukan bagi Amerika Serikat, Israel, dan sekutunya. Juru bicara pemerintah Iran, Ebrahim Zolfaqari, menegaskan bahwa kapal apa pun yang menuju negara-negara tersebut adalah target sah.
"Bersiaplah untuk harga minyak mentah mencapai US$200, karena harga minyak bergantung pada stabilitas regional yang telah kalian hancurkan," tegas Zolfaqari melalui siaran televisi negara.
Menanggapi ancaman blokade ini, Presiden AS Donald Trump sebelumnya telah memberikan peringatan keras melalui platform Truth Social.
"Jika Iran melakukan apa pun yang menghentikan aliran Minyak di Selat Hormuz, mereka akan dipukul oleh Amerika Serikat DUA PULUH KALI LEBIH KERAS daripada serangan yang mereka terima sejauh ini," tulis Trump.
Eskalasi tidak hanya terjadi di laut. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengeklaim telah meluncurkan serangan rudal besar-besaran ke sejumlah pangkalan AS di Qatar, Kuwait, dan Irak. Media pemerintah Iran, IRIB, menyebutnya sebagai "operasi paling dahsyat" sejak perang dimulai.
Dampak konflik juga dirasakan di fasilitas sipil. Dua drone jatuh di dekat Bandara Internasional Dubai yang melukai empat orang, memaksa para pelancong untuk berlindung di area aman. Sementara itu, di Lebanon, Kementerian Kesehatan melaporkan sedikitnya 570 orang tewas sejak serangan udara Israel dimulai pada awal Maret sebagai respons atas serangan roket Hezbollah.
Saat ini, Badan Energi Internasional (IEA) telah mengumumkan pelepasan cadangan 400 juta barel minyak, rekor terbesar dalam sejarah, sebagai upaya darurat untuk menstabilkan pasar global yang terus bergejolak. (BBC/Z-2)
Ketua Parlemen Iran Qalibaf mengancam bakal menyerang infrastruktur vital negara kawasan jika terbukti membantu musuh menduduki salah satu pulau strategis milik Iran.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengungkap adanya pesan dari AS melalui perantara. Di sisi lain, PBB peringatkan Lebanon jangan jadi 'Gaza kedua'.
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto membahas eskalasi konflik Iran-Israel melalui telepon.
Iran serang kilang minyak Haifa dengan rudal sebagai balasan atas sabotase infrastruktur energi. Israel klaim kerusakan minim, namun Teheran ancam balas lebih keras.
Iran ancam balas total jika infrastruktur energi mereka diserang lagi. Serangan di Teluk Persia picu lonjakan harga bensin & lumpuhkan 17% kapasitas ekspor LNG Qatar.
Iran luncurkan gelombang serangan ke-53 sasar pusat komando Israel dan pangkalan AS. Operasi Janji Setia 4 gunakan rudal hipersonik Fattah sebagai aksi retaliasi.
Indef menilai pemerintah perlu segera mengaktifkan kembali insentif kendaraan listrik guna meredam tekanan fiskal akibat lonjakan harga minyak dunia.
Harga minyak dunia melonjak hingga Rp1,67 juta per barel sementara pasar saham global melemah akibat meningkatnya kekhawatiran eskalasi konflik.
Lonjakan harga minyak dunia akibat konflik geopolitik dinilai berpotensi menekan ketahanan energi dan fiskal Indonesia.
KENAIKAN harga bahan baku turunan minyak bumi kembali menjadi sorotan di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
Harga minyak dunia melonjak dan rupiah melemah menekan APBN 2026. Ekonom ingatkan disiplin fiskal penting untuk cegah defisit hingga 6% dan jaga stabilitas ekonomi.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menambah anggaran hingga Rp100 triliun untuk subsidi energi mengantisipasi dampak dari konflik di tengah dan harga minyak dunia serta defisit APBN
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved