Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
SITUASI di Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran paling vital di dunia, kian mencekam. Otoritas maritim melaporkan tiga kapal kargo dihantam "proyektil tak dikenal" pada Rabu waktu setempat. Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya tekanan militer setelah meletusnya konflik terbuka antara Israel-AS dengan Iran sejak akhir Februari lalu.
Ketegangan ini berdampak langsung pada ekonomi global. Arus lalu lintas di koridor utama minyak tersebut anjlok drastis, memicu lonjakan harga energi di pasar internasional.
Laporan serangan bermula dari kapal berbendera Thailand yang dihantam proyektil di sebelah utara Oman, memicu kebakaran hebat di atas kapal. Angkatan Laut Thailand segera mengerahkan bantuan darurat untuk menyelamatkan 23 awak kapal. Iran kemudian mengakui bertanggung jawab atas serangan tersebut dengan dalih kru kapal mengabaikan peringatan mereka.
Tak lama berselang, sebuah kapal kontainer berbendera Jepang mengalami kerusakan ringan setelah diserang di lepas pantai Uni Emirat Arab. Kapal kargo ketiga juga dilaporkan terkena hantaman di arah barat laut Dubai. Lembaga Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) kini mengimbau seluruh kapal untuk melintas dengan kewaspadaan tinggi.
Iran menunjukkan sikap menantang dengan menyatakan akan memblokir setiap tetes minyak yang ditujukan bagi Amerika Serikat, Israel, dan sekutunya. Juru bicara pemerintah Iran, Ebrahim Zolfaqari, menegaskan bahwa kapal apa pun yang menuju negara-negara tersebut adalah target sah.
"Bersiaplah untuk harga minyak mentah mencapai US$200, karena harga minyak bergantung pada stabilitas regional yang telah kalian hancurkan," tegas Zolfaqari melalui siaran televisi negara.
Menanggapi ancaman blokade ini, Presiden AS Donald Trump sebelumnya telah memberikan peringatan keras melalui platform Truth Social.
"Jika Iran melakukan apa pun yang menghentikan aliran Minyak di Selat Hormuz, mereka akan dipukul oleh Amerika Serikat DUA PULUH KALI LEBIH KERAS daripada serangan yang mereka terima sejauh ini," tulis Trump.
Eskalasi tidak hanya terjadi di laut. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengeklaim telah meluncurkan serangan rudal besar-besaran ke sejumlah pangkalan AS di Qatar, Kuwait, dan Irak. Media pemerintah Iran, IRIB, menyebutnya sebagai "operasi paling dahsyat" sejak perang dimulai.
Dampak konflik juga dirasakan di fasilitas sipil. Dua drone jatuh di dekat Bandara Internasional Dubai yang melukai empat orang, memaksa para pelancong untuk berlindung di area aman. Sementara itu, di Lebanon, Kementerian Kesehatan melaporkan sedikitnya 570 orang tewas sejak serangan udara Israel dimulai pada awal Maret sebagai respons atas serangan roket Hezbollah.
Saat ini, Badan Energi Internasional (IEA) telah mengumumkan pelepasan cadangan 400 juta barel minyak, rekor terbesar dalam sejarah, sebagai upaya darurat untuk menstabilkan pasar global yang terus bergejolak. (BBC/Z-2)
Presiden Rusia Vladimir Putin gencar berkomunikasi dengan Iran dan Donald Trump untuk memediasi konflik di Timur Tengah. Apakah ini murni upaya damai atau strategi mengamankan ekonomi Rusia?
Otoritas Israel batalkan salat Jumat di Masjid Al-Aqsa dengan dalih konflik Iran. Imam Besar Al-Aqsa mengecam penutupan yang dianggap tidak berdasar tersebut.
Negara Teluk (GCC) siapkan langkah tegas hadapi serangan Iran pasca tewasnya pemimpin tertinggi. Simak dampak stabilitas kawasan bagi ekonomi global.
KEPUTUSAN Indonesia masuk dalam Board of Peace inisiasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump beriringan waktu dengan meningkatnya eskalasi konflik Iran, Israel dan AS
Istri mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan meninggal dunia menurut kantor berita Mehr, di tengah memanasnya konflik antara Iran, AS, dan Israel.
Pertemuan itu berlangsung sehari setelah Badan Energi Internasional (IEA) dilaporkan mengusulkan pelepasan cadangan minyak terbesar dalam sejarah.
PAKAR energi dari Universitas Padjajaran (Unpad), Yayan Satyakti, menilai harga minyak dunia masih berpotensi melonjak hingga mencapai US$130 per barel.
Gedung Putih membantah kabar Angkatan Laut AS telah mengawal tanker di Selat Hormuz setelah pernyataan kontroversial Menteri Energi Wright di media sosial.
Harga minyak dunia diperkirakan masih berpotensi melonjak ke level US$130 per barel jika konflik antara Iran dan Amerika Serikat-Israel terus mengalami eskalasi.
Presiden Donald Trump mengancam konsekuensi militer "tingkat tinggi" jika Iran nekat memasang ranjau di Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved