Headline

Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%

Trump Tegaskan AS Tak Akan Tarik Pasukan dari Iran: 'Kita Harus Selesaikan Pekerjaan Ini'

Thalatie K Yani
12/3/2026 04:54
Trump Tegaskan AS Tak Akan Tarik Pasukan dari Iran: 'Kita Harus Selesaikan Pekerjaan Ini'
Presiden Donald Trump menegaskan militer AS telah melumpuhkan kekuatan Iran dalam hitungan jam, namun ia menolak untuk menarik pasukan lebih awal.(White House)

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump memberikan pernyataan terbaru terkait situasi militer di Iran dalam pidatonya di Hebron, Kentucky, Rabu waktu setempat. Meski sempat memberi sinyal perang mungkin segera berakhir karena habisnya target serangan, Trump justru menegaskan militer AS akan tetap bertahan untuk menuntaskan misi mereka.

"Kita tidak ingin pergi terlalu cepat, bukan? Kita harus menyelesaikan pekerjaan ini, kan?" ujar Trump saat membahas operasi gabungan AS-Israel terhadap Iran di hadapan para pendukungnya.

Klaim Keunggulan Militer AS

Dalam pidato tersebut, Trump memuji habis-habisan kekuatan militer Amerika Serikat yang ia klaim sebagai yang terbaik di dunia. Ia menyatakan bahwa kekuatan militer yang ada saat ini merupakan hasil pembangunan besar-besaran selama masa jabatan presiden pertamanya.

"Saya tidak menyangka kita harus sering-sering memamerkannya," tambah Trump, merujuk pada intensitas keterlibatan militer dalam konflik di Iran. Menurutnya, tidak ada negara lain yang mampu menandingi kemampuan pertahanan dan serangan yang dimiliki Amerika Serikat saat ini.

Operation Epic Fury: 'Kemenangan dalam Satu Jam'

Trump secara spesifik menyoroti keberhasilan operasi militer bertajuk Operation Epic Fury. Ia mengklaim bahwa Angkatan Laut dan Angkatan Udara Iran telah dihancurkan hanya dalam hitungan jam.

"Kita menang," seru sang presiden. "Dalam jam pertama, semuanya sudah berakhir."

Trump memaparkan data mengenai kerugian di pihak Iran, meski terdapat inkonsistensi dalam jumlah yang disebutkan. Awalnya, ia menyatakan militer AS telah melumpuhkan 54 kapal Iran dalam dua hari, namun beberapa saat kemudian ia mengubah angka tersebut menjadi 58 kapal.

Hingga saat ini, angka-angka yang disebutkan Trump tersebut belum pernah dirilis secara resmi sebelumnya dan belum dapat diverifikasi secara independen oleh pihak ketiga.

Dampak pada Harga Minyak Dunia

Selain aspek militer, Trump juga menjanjikan dampak ekonomi positif dari Operation Epic Fury. Ia mengklaim keberhasilan operasi ini akan membawa perubahan signifikan pada pasar energi global.

"Operation Epic Fury akan secara substansial menurunkan harga minyak dan mengurangi ancaman terhadap dunia," tegasnya.

Menutup pidatonya, Trump memberikan pernyataan keras mengenai dampak serangan tersebut terhadap kedaulatan Iran. "Militer kita secara virtual telah menghancurkan Iran," pungkasnya. (AFP/BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya