Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS), Donald Trump, Minggu (1/3), mengeklaim pasukan AS telah menenggelamkan sembilan kapal perang dan menghancurkan sebagian besar kantor pusat angkatan laut Iran.
"Kami telah menghancurkan dan menenggelamkan sembilan kapal Angkatan Laut Iran, beberapa di antaranya berukuran relatif besar dan penting. Dalam serangan berbeda, kami menghancurkan sebagian besar pusat komando angkatan laut mereka," tulis Trump di Truth Social, dilaporkan Xinhua.
Trump menambahkan militer AS kini tengah memburu armada angkatan laut Iran yang tersisa. Sebelumnya, ia menyampaikan kepada Fox News bahwa 48 pejabat tinggi Iran tewas dalam serangan AS-Israel terhadap Iran.
CENTCOM AS menegaskan klaim Iran yang menyatakan telah menyerang kapal induk USS Abraham Lincoln dengan rudal balistik adalah tidak benar.
"Kapal induk Lincoln tidak terkena serangan. Rudal-rudal yang diluncurkan bahkan jatuh jauh dari kapal induk tersebut," ujar CENTCOM AS. Pusat komando itu menambahkan tiga tentara AS gugur dan lima lainnya terluka parah dalam operasi militer terhadap Iran.
AS dan Israel memulai serangan udara berskala besar terhadap Iran pada Sabtu pagi, yang memicu balasan dari Teheran melalui gelombang rudal dan drone ke wilayah Israel serta pangkalan militer AS di kawasan Teluk.
Komando Pusat AS juga mengungkapkan bahwa pasukan AS menargetkan kapal korvet kelas Jamaran milik Iran pada awal kampanye militer bernama Operation Epic Fury, yang diluncurkan pada Sabtu (28/2) pagi waktu setempat.
"Kapal itu saat ini sedang tenggelam ke dasar Teluk Oman di sebuah dermaga di Chah Bahar," kata CENTCOM AS.
Sejak operasi dimulai, militer AS melancarkan serangan terhadap lebih dari 1.000 target di Iran, termasuk markas besar Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran. Pada Sabtu malam, pesawat siluman pengebom B-2 AS yang dipersenjatai dengan bom seberat 2.000 pon menyerang fasilitas rudal balistik Iran yang memiliki pertahanan kuat, tambah CENTCOM. (Ant/I-1)
Jelajahi kecanggihan USS Abraham Lincoln (CVN-72), kapal induk nuklir AS yang mampu beroperasi 20 tahun tanpa isi ulang bahan bakar. Cek spesifikasinya!
CENTCOM AS membantah klaim Iran soal serangan terhadap kapal induk USS Abraham Lincoln. Serangan udara AS-Israel dilaporkan menargetkan lebih dari 1.000 fasilitas militer Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved