Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
CENTCOM Amerika Serikat (AS) menegaskan klaim Iran yang menyatakan telah menyerang kapal induk USS Abraham Lincoln dengan rudal balistik adalah tidak benar. "Kapal induk Lincoln tidak terkena serangan. Rudal-rudal yang diluncurkan bahkan jatuh jauh dari kapal induk tersebut," ujar CENTCOM AS. Pusat komando itu menambahkan tiga tentara AS gugur dan lima lainnya terluka parah dalam operasi militer terhadap Iran.
AS dan Israel memulai serangan udara berskala besar terhadap Iran pada Sabtu pagi, memicu balasan dari Teheran yang melancarkan gelombang rudal dan drone ke wilayah Israel serta pangkalan militer AS di kawasan Teluk.
Komando Pusat AS juga mengungkapkan pada Minggu bahwa pasukan AS menargetkan kapal korvet kelas Jamaran milik Iran pada awal kampanye militer bernama Operation Epic Fury, yang diluncurkan pada Sabtu (28/2) pagi waktu setempat. "Kapal itu saat ini sedang tenggelam ke dasar Teluk Oman di sebuah dermaga di Chah Bahar," kata CENTCOM AS.
Sejak operasi dimulai, militer AS melancarkan serangan terhadap lebih dari 1.000 target di Iran, termasuk markas besar Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran. Pada Sabtu malam, pesawat siluman pengebom B-2 AS yang dipersenjatai dengan bom seberat 2.000 pon menyerang fasilitas rudal balistik Iran yang memiliki pertahanan kuat, tambah CENTCOM.
Presiden AS, Donald Trump, Minggu (1/3), mengklaim pasukan AS telah menenggelamkan sembilan kapal perang dan menghancurkan sebagian besar kantor pusat angkatan laut Iran. "Kami telah menghancurkan dan menenggelamkan sembilan kapal Angkatan Laut Iran, beberapa di antaranya berukuran relatif besar dan penting. Dalam serangan berbeda, kami menghancurkan sebagian besar pusat komando angkatan laut mereka," tulis Trump di Truth Social, dilaporkan Xinhua.
Trump juga menyampaikan bahwa militer AS kini tengah memburu armada angkatan laut Iran yang tersisa. Sebelumnya, pada Minggu (1/3), ia mengatakan kepada Fox News bahwa 48 pejabat tinggi Iran tewas dalam serangan AS-Israel terhadap Iran. (Ant/I-1)
Presiden AS Donald Trump klaim sembilan kapal perang Iran tenggelam. CENTCOM bantah serangan terhadap USS Abraham Lincoln. Militer AS melancarkan serangan besar-besaran di Iran.
Jelajahi kecanggihan USS Abraham Lincoln (CVN-72), kapal induk nuklir AS yang mampu beroperasi 20 tahun tanpa isi ulang bahan bakar. Cek spesifikasinya!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved