Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Israel telah menghancurkan setidaknya 140 rumah warga Palestina di Yerusalem Timur yang diduduki tahun ini. Hal itu diungkapkan kelompok hak asasi manusia (HAM). Catatan itu merupakan jumlah tertinggi sejak 2004.
B'Tselem, Kamis (25/10), mengatakan sebanyak 238 warga Palestina telah kehilangan rumah mereka karena pembongkaran tahun ini. Jumlah pembongkaran tertinggi kedua yang tercatat adalah pada 2016, ketika 92 rumah dihancurkan otoritas pendudukan Israel.
Angka lembaga HAM itu merujuk pada rumah yang dihancurkan karena dibangun tanpa izin pemerintah yang tepat. Tetapi, para kritikus menuduh izin diskriminatif oleh pemerintah Israel telah memaksa sejumlah besar warga Palestina membangun secara ilegal.
Baca juga: Washington Cabut Sanksi untuk Ankara
Kenaikan juga datang di tengah peningkatan besar dalam aktivitas permukiman Yahudi baik di Jerusalem Timur dan Tepi Barat yang diduduki sejak Presiden Amerika Serikat Donald Trump berkuasa.
Tidak lama setelah merebut Jerusalem Timur selama perang enam hari Arab-Israel pada 1967, Israel memperluas batas kota untuk mengambil daerah yang luas tempat mereka kemudian membangun permukiman Yahudi.
Pada saat yang sama, Israel secara tajam membatasi perluasan lingkungan Palestina, memaksa banyak orang di daerah yang semakin padat untuk membangun secara ilegal.
Israel telah menduduki Jerusalem Timur, Tepi Barat, dan Gaza sejak perang 1967.
Palestina ingin wilayah-wilayah itu membentuk negara masa depan mereka, dengan Jerusalem Timur sebagai ibu kota. Sementara Israel menganggap seluruh Kota Jerusalem sebagai ibu kota mereka.
Bulan lalu, kelompok HAM Israel lainnya, Peace Now, memperoleh angka resmi tentang bukti kuat diskriminasi sistematis terhadap penduduk Palestina, yang merupakan lebih dari 60% dari populasi Jerusalem Timur, namun menerima hanya 30% dari izin untuk membangun rumah.
Peace Now memperkirakan setengah dari 40.000 unit perumahan yang dibangun di lingkungan Palestina sejak 1967 tidak memiliki izin, menempatkan mereka pada risiko pembongkaran yang konstan.
Pemilik terkadang memilih menghancurkan rumah mereka sendiri untuk menghindari biaya tinggi yang dibebankan otoritas Israel. Dari 140 unit yang dibongkar tahun ini, 31 dibongkar pemiliknya, kata B'Tselem.
Kelompok itu mengatakan struktur komersial juga dihancurkan pada rekor tertinggi dalam catatan, dengan 76 dibongkar sejauh ini tahun ini, dibandingkan dengan 70 di 2018.
Angka-angka pembongkaran B'Tselem hanya mencakup rumah-rumah yang dibongkar karena dibangun secara ilegal. Mereka tidak termasuk yang dihancurkan sebagai bagian dari praktik Israel menghancurkan rumah keluarga para tersangka pelaku setelah serangan-serangan yang mengakibatkan orang Israel terluka atau terbunuh.
Pada Kamis (24/10), militer Israel mengatakan mereka menghancurkan struktur yang sebagian dibangun di sebuah kamp pengungsi di kota Ramallah Tepi Barat.
Otoritas mengatakan struktur itu sedang dibangun di situs rumah keluarga seorang Palestina yang telah membunuh seorang perwira Israel selama operasi pada Mei 2018.
Tempat tinggal asli telah dihancurkan pada Desember tahun itu, tetapi pasukan Israel kembali setelah mereka mendapati konstruksi baru sedang berlangsung.
Militer mengatakan puluhan warga Palestina melemparkan batu dan bom api ke pasukan Israel selama pembongkaran dan tentara menanggapi dengan sarana pembubaran kerusuhan.
Dilaporkan tidak ada cedera di antara para prajurit Israel. (Al Jazeera/OL-2)
Bantuan ini merupakan aksi kolaborasi antara sektor swasta dan lembaga filantropi Islam dalam merespons krisis kemanusiaan di Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus menunjukkan komitmennya dalam misi kemanusiaan global dengan menyalurkan bantuan paket makanan siap saji bagi warga terdampak konflik di Palestina.
Baznas kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina yang terdampak konflik. Kali ini, bantuan yang disalurkan berupa pakaian dengan total 2.400 paket.
Israel menutup Masjid Al-Aqsa untuk hari ketiga di tengah Ramadan 2026 pasca-perang dengan Iran. Warga Palestina peringatkan perubahan status quo permanen.
Dunia Arab kerap dipersepsikan secara simplistis sebagai kawasan yang identik dengan konflik dan instabilitas.
Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas umat Islam sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang tengah berada dalam kondisi sulit.
Ia mencontohkan sejumlah pertanyaan mendasar yang belum terjawab, seperti mekanisme pelucutan senjata hingga siapa yang akan menjalankan operasi tersebut di lapangan.
Stasiun televisi Press TV Iran melaporkan pada Kamis (5/3) pagi bahwa militer menargetkan pasukan separatis anti-Iran itu, tanpa menyebutkan lokasi serangan tersebut.
PM Spanyol Pedro Sanchez tegaskan tidak akan terlibat serangan ke Iran dan melarang penggunaan pangkalan militer oleh AS meski diancam embargo perdagangan oleh Trump.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth selidiki serangan udara di Sekolah Shajareh Tayyebeh, Iran yang tewaskan 168 siswi. Iran tuduh AS-Israel sebagai pelaku.
Pejabat Iran klaim Mossad dalangi serangan drone ke kilang minyak Ras Tanura Saudi untuk memicu perang regional. Simak rincian tuduhan Teheran di sini.
Iran ancam serang situs nuklir Dimona Israel jika AS-Israel upayakan gulingkan rezim. Korban tewas capai 1.045 jiwa di tengah pantauan IAEA pada situs Isfahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved