Kamis 17 Oktober 2019, 19:45 WIB

Jerman Desak Turki Hentikan Serangan di Suriah

Antara | Internasional
Jerman Desak Turki Hentikan Serangan di Suriah

AFP
Kanselir Jerman Barat Angela Merkel

 

KANSELIR Angela Merkel pada Kamis (17/10) waktu setempat mengatakan bahwa Jerman tidak akan mengirimkan senjata apa pun kepada Turki mengingat situasi saat ini.  

Ia juga telah mendesak Turki beberapa kali untuk menghentikan operasi militernya di Suriah Utara.  

"Dalam beberapa hari terakhir saya sangat mendesak Turki ... untuk mengakhiri operasi militernya terhadap militer Kurdi dan kini saya menekankan kembali," kata Merkel kepada majelis rendah parlemen Jerman.


Baca juga: Surat Trump Berisi Kemarahan, Umpatan, dan Tekanan


"Ini sebuah drama kemanusiaan dengan efek geopolitik yang dahsyat, dengan demikian Jerman tidak akan mengirim senjata apa pun kepada Turki dalam kondisi saat ini," tambahnya.

Keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menarik pasukan AS sebelum serangan Turki ke Suriah timur laut pekan lalu, memecahkan ketenangan di lokasi tersebut.

Trump juga dituduh meninggalkan milisi Kurdi, yang membantu AS memerangi kelompok ISIS di kawasan tersebut. (OL-1)

Baca Juga

AFP/Madaree Tohlala.

Tradisi Tahun Baru dari Berbagai Negara di Dunia

👤Joan Imanuella Hanna Pangemanan 🕔Jumat 02 Desember 2022, 20:08 WIB
Setiap negara punya cara tersendiri untuk merayakan tahun...
AFP/Saul Loeb.

Tradisi Natal Unik di Berbagai Belahan Dunia

👤Joan Imanuella Hanna Pangemanan 🕔Jumat 02 Desember 2022, 19:30 WIB
Mereka dapat memasak, bermain, hingga makan malam bersama. Selain itu, terdapat beberapa tradisi Natal yang wajib dilakukan di berbagai...
AFP KCNA VIA KNS

Tiga Negara Jatuhkan Sanksi ke Korut

👤Cahya Mulyana 🕔Jumat 02 Desember 2022, 17:30 WIB
Tiga negara telah memberlakukan sanksi baru terhadap individu dan entitas Korea Utara (Korut) sebagai tanggapan atas uji coba rudal...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya