Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengkritik pendahulunya, Barack Obama, atas keputusan bermitra dengan kelompok teroris Partai Pekerja Kurdistan (PKK) ketika Turki memulai Operasi Musim Semi Perdamaian di Suriah utara.
"Ketika Presiden (Barack) Obama menggaet PKK, ketika mereka membawa PKK, itu adalah kesepakatan yang sulit, karena mereka adalah musuh bebuyutan Turki," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, Rabu (9/10) waktu setempat.
"Jadi, ketika Anda membawa mereka ke dalam kemitraan, ini adalah situasi yang sulit. Ini sulit untuk Turki," imbuhnya seperti dikutip Anadolu Agency.
Trump, Minggu (6/10), mengumumkan penarikan mundur pasukan AS dari posisi mereka di Suriah utara menjelang operasi Turki.
Baca juga: Turki Mulai Hantam Kurdi di Suriah
Turki mengumumkan peluncuran Operation Peace Spring di timur Sungai Eufrat di Suriah utara untuk mengamankan perbatasannya.
Ankara memastikan unsur-unsur teror hengkang dari wilayah itu untuk memastikan kembalinya pengungsi Suriah dengan aman.
Turki telah mengatakan kelompok teroris PKK dan kepanjangan tangan YPG/PYD, merupakan ancaman terbesar bagi masa depan Suriah, yang membahayakan integritas teritorial negara itu dan struktur kesatuan.
Ankara juga menekankan bahwa mendukung teroris dengan dalih memerangi kelompok Islamic State (IS) tidak dapat diterima.
Turki memiliki perbatasan sepanjang 911 kilometer dengan Suriah dan telah lama mengecam ancaman para teroris di sebelah timur Sungai Eufrat dan pembentukan 'koridor teroris' di sana.
Turki berencana memukimkan kembali 2 juta warga Suriah di zona aman seluas 30 kilometer yang akan didirikan di Suriah, membentang dari Sungai Eufrat ke perbatasan Irak, termasuk Manbij.
Namun, kehadiran kelompok teror seperti PKK, PYD, dan YPG membawa ancaman terhadap rencana tersebut.
Melansir BBC, Turki telah meluncurkan serangan darat di Suriah utara, beberapa jam setelah pesawat tempur dan artilerinya mulai menghantam wilayah yang dikuasai milisi pimpinan Kurdi.
Serangan itu diluncurkan hanya beberapa hari setelah Trump menarik pasukan AS dari daerah perbatasan, sebuah keputusan yang dikritik di dalam dan luar negeri. (BBC/OL-2)
Infrastruktur bahan bakar, energi, dan gas dari AS-Israel yang menyerang fasilitas energi dan minyak Iran akan dibakar dan dilenyapkan menjadi abu sesegera mungkin.
Iran bantah kabar Mojtaba Khamenei dilarikan ke Rusia untuk operasi medis. Sementara itu, pejabat tinggi Ali Larijani dikonfirmasi tewas akibat serangan Israel.
Harga minyak dunia melonjak akibat perang Iran. Ekonom Moody's peringatkan peluang resesi 49% dan risiko harga mencapai $200 per barel.
Donald Trump nyatakan AS tak butuh bantuan sekutu amankan Selat Hormuz. Klaim sukses militer lawan Iran meski pasokan minyak dunia terancam blokade.
Presiden Emmanuel Macron bantah klaim Donald Trump. Prancis pastikan tidak kirim kapal perang ke Selat Hormuz di tengah perang Iran-AS-Israel 2026.
IRGC gunakan rudal Haj Qasem untuk pertama kali serang pangkalan AS di Qatar & Bahrain serta kota-kota Israel sebagai balasan kematian Ayatollah Khamenei.
Wakil presiden tidak memberikan penjelasan lebih lanjut, dengan mengatakan bahwa ia tidak ingin mendahului Presiden Donald Trump
Pernyataan tersebut disampaikan beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengecam negara-negara NATO.
Iran bantah kabar Mojtaba Khamenei dilarikan ke Rusia untuk operasi medis. Sementara itu, pejabat tinggi Ali Larijani dikonfirmasi tewas akibat serangan Israel.
Presiden Emmanuel Macron bantah klaim Donald Trump. Prancis pastikan tidak kirim kapal perang ke Selat Hormuz di tengah perang Iran-AS-Israel 2026.
Joe Kent mundur dari jabatan Direktur NCTC. Ia menyebut perang Iran dipicu tekanan lobi Israel, bukan ancaman nyata bagi Amerika Serikat.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mendesak Donald Trump dan PM Inggris Keir Starmer untuk segera bertemu di tengah ketegangan diplomatik terkait konflik Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved