Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Kesiapan TN-TWA di Libur Lebaran, Menhut: Presiden Prabowo Tekankan Zero Waste dan Zero Accident

Cahya Mulyana
18/3/2026 17:19
Kesiapan TN-TWA di Libur Lebaran, Menhut: Presiden Prabowo Tekankan Zero Waste dan Zero Accident
ilustrasi.(Antara)

MENTERI Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menggelar rapat koordinasi secara daring bersama 57 Taman Nasional (TN) dan 145 Taman Wisata Alam (TWA) guna memastikan kesiapan menghadapi libur Idul Fitri. Menhut Raja Antoni menegaskan araharan Presiden Prabowo Subianto yakni zero waste dan zero accident

Dalam arahannya, Menhut menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap kesiapan informasi dan layanan di kawasan TN dan TWA. Pemerintah melihat adanya peningkatan minat masyarakat untuk berwisata alam selama periode liburan.

“Presiden Prabowo memberikan arahan kepasa saya terkait informasi dari TN/TWA yang available pada saat liburan, terdapat pasar dari masyarakat yang ingin mengunjungi TN-TWA pada saat libur Idul Fitri,” ujar Menjut Raja Antoni saat memberikan pengarahan melalui zoom, Rabu (18/3).

Mengacu pada arahan Presiden, Menhut menegaskan bahwa pengelolaan kawasan konservasi harus mengedepankan prinsip zero waste. Hal ini mencakup penyediaan tempat sampah yang memadai serta petugas kebersihan yang cukup guna menjaga kelestarian lingkungan. 

Selain itu, prinsip zero accident juga menjadi prioritas dengan memastikan kesiapan fasilitas keselamatan, seperti tim medis, ambulans, puskesmas, serta rambu-rambu yang jelas di setiap lokasi wisata.

“Presiden Prabowo juga memohon agar pengelolaan TN-TWA memperhatikan zero waste, memiliki tong sampah dan aparat yang cukup. Lalu mengedepankan zero accident, jangan sampai adanya korban karena minimnya fasilitas pengamanan, siapkan tim medis, ambulans, maupun puskesmas yang memadai, ujar Menhut Raja Antoni.

Raja Antoni juga mengingatkan pentingnya pengendalian jumlah pengunjung sesuai dengan daya dukung dan daya tampung kawasan, untuk mencegah kepadatan berlebih yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan maupun kerusakan lingkungan. TN dan TWA juga diminta memastikan sistem kuota berjalan optimal agar pengalaman wisata tetap aman dan nyaman.

“Pastikan pengunjung yang mengunjungi TN dan TWA tidak melebihi kuota yang telah ditetapkan, agar tidak melebihi daya dukung, daya tampung yang membuat antrian membludak dari wisatawan,” tuturnya. (Cah/P-3) 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik