Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJAGA kesehatan pencernaan menjadi tantangan tersendiri bagi umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa. Perubahan pola makan yang drastis sering kali memicu masalah buap air besar jika tidak disiasati dengan asupan yang tepat.
Ahli gizi Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes., menekankan bahwa kunci utama untuk mengatasi hal tersebut adalah konsumsi buah dan sayur yang konsisten saat sahur maupun berbuka.
Menurut Rita, buah dan sayuran merupakan sumber serat harian yang sangat dibutuhkan tubuh untuk memastikan saluran cerna tetap berfungsi optimal meskipun frekuensi makan berkurang.
Meski semua jenis buah dan sayur secara umum baik bagi tubuh, ia memberikan catatan khusus untuk beberapa jenis yang memiliki efektivitas lebih tinggi.
Dosen Universitas Faletehan Serang ini menyoroti pepaya sebagai pilihan utama bagi mereka yang ingin mempercepat proses pencernaan.
“Semua buah dan semua jenis sayur itu efektif untuk membantu pencernaan lancar. Tetapi kalau dicari yang paling cepat membantu, pepaya termasuk yang baik karena mengandung enzim pencernaan,” kata Rita, dikutip Kamis (19/2).
Kandungan enzim alami pada pepaya berperan penting dalam membantu proses pemecahan makanan di dalam lambung, sehingga beban kerja sistem pencernaan menjadi lebih ringan.
Selain pepaya, Rita juga merekomendasikan alpukat. Buah ini dikenal kaya akan lemak sehat yang tidak hanya mendukung fungsi cerna, tetapi juga memberikan efek kenyang yang lebih lama, sebuah keunggulan yang sangat dibutuhkan saat menjalani puasa seharian.
Untuk kategori sayuran, Rita menyarankan masyarakat untuk memilih jenis yang mudah dicerna dan praktis dalam pengolahannya.
Bayam, wortel, dan labu siam merupakan beberapa contoh yang ideal. Teksturnya yang lembut membuat sayuran ini tidak membebani kerja usus, sekaligus mudah dipadukan dengan berbagai menu utama seperti protein hewani maupun nabati.
Selain itu, buah naga juga disebut sebagai pilihan favorit untuk menjaga kelancaran buang air besar. Hal ini karena kandungan serat dan airnya yang sangat tinggi, sehingga sangat baik dikonsumsi baik pada waktu sahur maupun saat berbuka puasa.
Agar kebutuhan serat tetap terpenuhi sepanjang Ramadan, Rita menyarankan masyarakat untuk membagi porsi konsumsi buah dan sayur secara merata.
Alih-alih mengonsumsinya dalam jumlah besar di satu waktu, pembagian antara waktu sahur dan berbuka dinilai lebih efektif untuk menjaga keseimbangan gizi.
Kombinasi antara buah, sayur, serta lauk berprotein diharapkan dapat membantu kinerja saluran cerna tetap optimal, sehingga ibadah puasa dapat dijalankan dengan kondisi fisik yang prima tanpa gangguan pencernaan. (Ant/Z-1)
Kunci utama pemenuhan serat terletak pada keberagaman jenis pangan yang dikonsumsi.
Yang paling sering terjadi saat asupan serat kurang itu sembelit. Banyak orang puasa mengalami sembelit dan perut tidak nyaman karena seratnya tidak cukup.
Menjaga asupan gizi selama bulan puasa menjadi kunci agar tubuh tetap bugar sepanjang hari.
DALAM rangka menyambut bulan suci Ramadan, Hotel Santika Premiere Bintaro menghadirkan promo spesial bertajuk Sacred Flavors of Ramadhan mulai 18 Februari hingga 19 Maret 2026.
Menjelang Ramadan, kegiatan bersih-bersih masjid mulai marak dilakukan warga untuk menyiapkan tempat ibadah yang lebih higienis dan nyaman.
Ancaman utama dari Virus Nipah terletak pada angka kematiannya yang sangat tinggi, yakni mencapai 75%.
KETUA Umum DPP Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi), Doddy Izwardy, menyoroti pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam pola makan sehat.
Beragam jenis buah seperti kiwi, apel, pisang, dan buah beri terbukti membantu menjaga kesehatan tubuh menurut riset kesehatan internasional.
Musim kemarau basah pada 2025 menjadi penghambat serius bagi siklus hidup pohon rambutan yang membutuhkan perlakuan alam tertentu untuk berbunga.
Makanan beku kerap dinilai buruk untuk kesehatan. Padahal, ahli gizi menyebut beberapa jenis makanan beku tetap kaya nutrisi dan justru baik untuk menjaga kesehatan jantung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved