Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBIASAAN membawa anak bepergian menggunakan sepeda motor di malam hari, meski sekadar untuk mencari makan atau jalan-jalan santai, ternyata menyimpan risiko kesehatan yang serius.
Dokter Spesialis Anak Konsultan Respirologi, dr. Darmawan Budi Setyanto, Sp.A (K), memberikan peringatan keras kepada orangtua mengenai dampak buruk dari aktivitas tersebut.
Menurut Darmawan, udara malam yang dingin dikombinasikan dengan paparan polusi udara dapat merusak sistem pernapasan anak yang masih dalam masa pertumbuhan.
Ia pun mempertanyakan urgensi orangtua yang kerap menyertakan anak dalam kegiatan yang sebenarnya bisa dilakukan tanpa melibatkan mereka.
“Di samping dingin, polusinya akan merusak (kesehatan), saya jadi tanya kenapa suka membawa anaknya keluar malam hari? Ya tidak usah diajak anaknya kalau mau cari makanan,” ujar Darmawan, dikutip Jumat (30/1).
Pajanan angin malam yang berlebihan serta polusi udara bukan sekadar masalah kenyamanan, melainkan ancaman medis. Darmawan menjelaskan bahwa udara dingin dapat memicu penyempitan pembuluh darah di area hidung, yang berujung pada melemahnya sistem imun serta menyebabkan kulit menjadi kering.
Lebih lanjut, paparan ini berisiko menyebabkan berbagai gangguan kesehatan pada anak, seperti flu, pilek, hingga Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Dalam kondisi ekstrem, anak juga berisiko mengalami hipotermia akibat suhu tubuh yang turun drastis saat terpapar angin kencang di atas motor.
“Memang perlunya apa bawa-bawa keluar malam hari. Kalau sekali-sekali ya apa boleh buat. Kalau kebiasaan, ya jangan. Kebiasaan yang tidak sehat, jangan diteruskan,” tegasnya.
Meski sangat tidak disarankan, Darmawan memahami ada kondisi tertentu yang mungkin mengharuskan orang tua membawa anak keluar di malam hari. Jika berada dalam situasi mendesak, ia menekankan pentingnya protokol perlindungan yang ketat:
Penggunaan Masker: Wajib memakaikan masker pada anak untuk meminimalkan pajanan polusi udara.
Pakaian Hangat: Memastikan anak mengenakan jaket dan pakaian tebal guna menjaga stabilitas suhu tubuh dari terpaan angin.
Prioritaskan di Rumah: Jika memungkinkan, anak sebaiknya tetap tinggal di rumah. Orangtua disarankan untuk bergantian keluar rumah sehingga anak tetap terlindungi dari risiko lingkungan luar yang tidak bersahabat di malam hari.
Peringatan ini menjadi pengingat penting bagi para orang tua untuk lebih bijak dalam mempertimbangkan keselamatan dan kesehatan anak di atas kenyamanan mobilitas sehari-hari. (Ant/Z-1)
Posisi di tengah membuat seorang anak merasa perlu melakukan upaya ekstra untuk mendapatkan perhatian orangtua yang sering kali terbagi.
Orangtua perlu membedakan penggunaan gawai untuk kebutuhan produktif dan hiburan.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Data menunjukkan sekitar 30% bayi mengalami gumoh, dengan puncak frekuensi pada usia 3 hingga 4 bulan.
Pemerintah mengingatkan orangtua agar tidak melepas anak-anak ke dunia maya tanpa bekal pemahaman yang cukup mengenai konten yang mereka konsumsi beserta konsekuensinya.
Berbeda dengan demam biasa, kondisi pasien Kawasaki tidak kunjung membaik meski sudah mengonsumsi antibiotik.
Posisi di tengah membuat seorang anak merasa perlu melakukan upaya ekstra untuk mendapatkan perhatian orangtua yang sering kali terbagi.
Alih-alih menghambat pertumbuhan, latihan beban justru memberikan manfaat signifikan bagi anak-anak.
Dari sisi keamanan, penggunaan wajah anak sebagai input data AI dinilai sangat rentan terhadap tindak kejahatan digital.
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved