Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
MENYAMBUT periode masuk sekolah anak di tahun baru yang bertepatan dengan puncak musim hujan di Indonesia, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyampaikan imbauan penting kepada para orangtua, pengasuh, tenaga pendidik, serta pihak sekolah dan pemerintah daerah.
Imbauan ini disampaikan menyikapi kondisi terkini yang tengah dihadapi. Kombinasi antara aktivitas sekolah yang padat, curah hujan tinggi, dan kelembapan yang meningkat dapat menciptakan lingkungan yang rawan terhadap penularan penyakit seperti influenza, diare, demam berdarah yang perlu diwaspadai, musim hujan dengan risiko banjir, serta potensi bencana hidrometeorologi.
Ketua Pengurus Pusat IDAI, DR Dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA, Subsp Kardio(K) menyampaikan, “IDAI memahami bahwa proses belajar mengajar di sekolah sangat penting bagi perkembangan sosial, emosional, dan intelektual anak. Namun, kesehatan dan keselamatan anak harus menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, kami menyampaikan beberapa kiat komprehensif sebagai upaya pencegahan dan kewaspadaan kolektif.”
1. Pastikan kesehatan dan daya tahan tubuh anak memungkinkan untuk ke sekolah
2. Menerapkan Etiket Batuk & Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS)
3. Pencegahan Penyakit yang Berkembang di Musim Hujan
4. Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan & Bencana hidrometeorologi
IDAI mendorong sekolah untuk memastikan ketersediaan sarana cuci tangan, air bersih, dan toilet yang higienis, serta melakukan pembersihan dan disinfeksi rutin pada area dan permukaan benda yang sering disentuh.
IDAI juga mendorong penguatan kerjasama antar sekolah dengan puskesmas setempat untuk pemantauan kesehatan warga sekolah dan edukasi.
IDAI juga berharap pemerintah daerah dapat mengoptimalkan penyediaan fasilitas kesehatan, memastikan lingkungan sekolah aman dari risiko banjir/longsor, dan mengkoordinasikan sistem peringatan dini.
“Kami, para dokter anak, sangat mengharapkan kolaborasi semua pihak. Dengan upaya bersama, kita dapat menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi anak-anak kita untuk belajar dan bertumbuh kembang optimal, meski di tengah tantangan musim ini. IDAI siap bersinergi dengan semua pihak terkait untuk memastikan hak kesehatan dan pendidikan anak terpenuhi dengan baik,” tegas DR Dr Hikari Ambara Sjakti, Subsp HemaOnk(K) Sekretaris Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). (Z-1)
Anak-anak adalah peniru ulung yang belajar dari apa yang mereka lihat sehari-hari.
Perlindungan ruang digital memerlukan langkah komprehensif yang mencakup edukasi publik dan penguatan kapasitas pengguna dalam memahami risiko siber.
Selain AI, gim daring populer seperti Roblox dan Minecraft juga dinilai menghadirkan risiko karena anak-anak sering kali sulit membedakan antara dunia gim dan realitas.
Aktivitas fisik dan sosial tidak hanya efektif mengalihkan perhatian dari layar, tetapi juga mendorong perkembangan interaksi anak dengan lingkungan sekitar.
Mengalihkan kebiasaan anak dari ketergantungan gawai ke aktivitas yang lebih produktif memerlukan pendekatan yang bersifat mengarahkan dan menginspirasi, bukan sekadar pelarangan.
Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2024, sekitar 20,1% anak Indonesia berpotensi tumbuh tanpa pengasuhan ayah.
Tradisi halal bihalal untuk saling memaafkan antara siswa dan guru digelar pada hari pertama masuk sekolah setelah libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Setelah putusan etik ditetapkan, pelaku akan langsung dikembalikan ke wilayah hukum Polres Tual untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum pidana.
AYIMUN Kelapa Gading Chapter mencatat antusiasme tinggi dari pelajar berbagai daerah. Dari 231 siswa yang mendaftar, sebanyak 158 siswa terpilih sebagai official delegates.
Para delegasi SMA Labschool Jakarta berkunjung dan diterima oleh Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Dwisuryo Indroyono Soesilo di kantor KBRI Indonesia di Washington DC.
Demi keselamatan para siswa, anggota kepolisian turun langsung ke sungai dan menggendong anak-anak satu per satu agar dapat menyeberang dengan aman.
ICAS tidak sekedar kompetisi, melainkan sebagai ruang pembelajaran yang melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi untuk menghadapi tantangan masa depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved