Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Mensos: Korban Bencana Sumatra Dapat Bantuan Dana Lauk-pauk Rp15 Ribu per Hari

Media Indonesia
31/12/2025 20:50
Mensos: Korban Bencana Sumatra Dapat Bantuan Dana Lauk-pauk Rp15 Ribu per Hari
Mensos Gus Ipul(MI/Devi)

MENTERI Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa korban bencana Sumatra akan menerima bantuan lauk-pauk sebesar Rp15 ribu per hari selama tiga bulan.

"Bantuan lauk-pauk akan diberikan sebesar Rp15 ribu per hari per orang, atau setara Rp450 ribu per orang setiap bulan. Selain itu Kemensos juga akan memberikan bantuan isian rumah," kata Gus Ipul dikutip dari Antara, Rabu (31/12).

Gus Ipul menjelaskan, bantuan isian rumah tersebut diberikan sebesar Rp3 juta per keluarga dan dapat digunakan untuk membeli peralatan dapur maupun perabotan rumah tangga.

"Setelah itu melangkah lagi ke depan untuk pemulihan ekonomi sebesar Rp5 juta per keluarga," ujarnya.

Selain bantuan kebutuhan dasar, Mensos juga menyampaikan perkembangan penyaluran santunan bagi korban meninggal dunia dan korban luka berat. Ia mengatakan, penyaluran santunan dilakukan setelah proses verifikasi oleh pemerintah daerah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Kita akan salurkan kepada ahli waris sebesar Rp15 juta bagi yang wafat dan luka berat Rp5 juta. Ini simultan, ada yang sudah kita cairkan berproses, sambil mempersiapkan pada masa-masa pascakedaruratan," paparnya.

Dalam penanganan bencana, Kemensos berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengintensifkan bantuan di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Upaya tersebut difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak selama masa tanggap darurat hingga persiapan pemulihan pascabencana.

Hingga saat ini, Kemensos mengoperasikan 42 dapur umum yang tersebar di sejumlah lokasi terdampak. Dapur umum tersebut diselenggarakan bersama dinas sosial daerah serta dapur umum mandiri masyarakat, dengan kapasitas produksi ratusan ribu porsi makanan per hari.

“Kita menyajikan lebih dari 400 ribu (porsi) setiap harinya. Ini terus kita lakukan sampai nanti waktu yang ditentukan,” paparnya.

Ia menambahkan, layanan dapur umum akan terus berjalan hingga nantinya beralih ke layanan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap). Seiring dengan itu, Kemensos juga telah menyiapkan berbagai intervensi pada fase pascakedaruratan.

"Kami dalam rangka memberikan layanan di huntara dan huntap sudah menyiapkan intervensi pascakedaruratan, mulai dari isian rumah, pemberdayaan untuk pemulihan ekonomi, maupun juga untuk dukungan pembelian lauk-pauk bagi keluarga yang terdampak," kata Gus Ipul. (Ant/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya