Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Ringankan Beban Warga Terdampak Bencana Sumatra, Ratusan Paket Sembako Disalurkan

Putri Anisa Yuliani
25/1/2026 11:31
Ringankan Beban Warga Terdampak Bencana Sumatra, Ratusan Paket Sembako Disalurkan
Pemberian bantuan bagi warga terdampak bencana.(Dok YIS)

YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama OK OCE Forever Sumatra Barat menyalurkan sembako bagi masyarakat terdampak bencana. Kegiatan itu dilaksanakan di Nagari Anduriang, Kecamatan 2x11 Kayutanam, Padang Pariaman, Sumatra Barat. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari berturut-turut di dua lokasi berbeda. Penyaluran sembako pertama digelar di Korong Sipisang Sipinang pada Rabu (21/1), dilanjutkan di Korong Balah Aia pada Kamis (22/1). 

Kegiatan ini menyasar warga yang terdampak bencana banjir, longsor, dan galodo yang sebelumnya melanda wilayah tersebut.

Founder Yayasan Indonesia Setara, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya akibat kenaikan harga kebutuhan pokok pascabencana.

“Melalui kegiatan ini, kami menyediakan paket sembako senilai Rp 100.000 yang diberikan secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan. Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap warga yang terdampak bencana,” ujar Sandiaga dalam keterangan tertulis pada Sabtu (24/1).

Sebanyak 100 kepala keluarga terdampak bencana di wilayah Korong Sipisang Sipinang menerima bantuan paket kebutuhan pokok. Paket tersebut berisi beras 3 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram, mi instan, dan teh.

Paket serupa juga disalurkan kepada 100 kepala keluarga terdampak bencana di wilayah Korong Balah Aia.

Menurut Sandiaga Uno, selain membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kepedulian dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

"Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh lonjakan harga kebutuhan pokok pascabencana alam. Kondisi tersebut berdampak langsung pada daya beli masyarakat, terutama warga yang tinggal di sekitar lokasi bencana dengan akses distribusi yang terbatas," jelasnya.

Sementara itu, Ketua OK OCE Forever Sumatra Barat, Indra Dodi mengatakan banyak warga mengeluhkan sulitnya memperoleh bahan kebutuhan pokok akibat akses jalan yang terganggu pascabencana.

“Warga yang biasanya hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk ke pasar, kini harus menempuh perjalanan hingga dua jam karena akses terputus. Kondisi ini menyebabkan harga sembako meningkat,” kata Indra.

Ia menilai kolaborasi antara OK OCE Forever dan Yayasan Indonesia Setara memberikan dampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Bantuan sembako ini sangat membantu warga dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga, terutama di awal tahun," ujarnya. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya