Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Dorong Kemandirian Ekonomi, Sandiaga Uno Gelar Pelatihan bagi Para Ibu

Naufal Zuhdi
14/1/2026 19:22
Dorong Kemandirian Ekonomi, Sandiaga Uno Gelar Pelatihan bagi Para Ibu
Ilustrasi(Dok YIS)

YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama Bank Infaq Amanah Banyumanik menggelar Workshop Baking Pizza dan Wingko Singkong bertajuk 'Berkah Melimpah Inovasi Komoditas Lokal'. Workshop ditujukan untuk mendorong kemandirian sekaligus membuka lapangan kerjw. Kegiatan yang diikuti 50 ibu-ibu tersebut berlangsung di Balai Kelurahan Sumurboto, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (11/1).

Founder YIS, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan yayasan yang dipimpinnya telah berdiri selama 11 tahun ini berfokus pada pemberdayaan difabel, anak muda, serta perempuan. Salah satu program yang dijalankan secara berkelanjutan adalah Perempuan Berdaya yang tersebar di berbagai daerah.

"Melalui pelatihan seperti hari ini, kami mengajarkan keterampilan tata boga agar ibu-ibu mengenal produk makanan baru yang memiliki nilai jual. Harapannya, keterampilan ini bisa mendorong kemandirian ekonomi, termasuk dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana berjualan," ungkap Sandiaga Uno dikutip dari keterangan tertulis yang diterima, Rabu (14/1).

Tak sebatas pelatihan, para peserta akan mendapatkan permodalan berupa bantuan bahan baku serta pendampingan selama satu bulan ke depan.

"Supaya bisa benar-benar langsung buka usaha dan berdaya," ujar Sandiaga.

Sementara itu, perwakilan Bank Infaq Amanah Banyumanik, Ahmad Zaenuddin menyampaikan pelatihan ini bertujuan meningkatkan perekonomian sekaligus menambah pengetahuan dan wawasan bagi Sahabat Infak yang bertujuan agar mereka mampu mengembangkan potensi diri dan membangun usaha yang berkelanjutan.

"Melalui pelatihan ini, kami berharap kompetensi ibu-ibu terus meningkat, baik dari sisi keterampilan maupun pemahaman, sehingga dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi dan kesejahteraan keluarga," kata Ahmad.

Diketahui, pada sesi kick-off program, peserta dibekali keterampilan membuat pizza singkong dan wingko singkong. Kedua menu tersebut dipilih karena menggunakan bahan yang relatif murah, mudah diperoleh, serta fleksibel untuk dimodifikasi sesuai kreativitas penjual.

Selain pelatihan memasak, peserta juga diperkenalkan dengan pemanfaatan teknologi generative AI untuk membuat konten promosi.

Hasilnya, para peserta berhasil memperoleh total pesanan sebanyak 64 loyang pizza singkong dan 325 buah wingko singkong. Dengan harga jual berkisar Rp10.000 hingga Rp20.000 untuk pizza dan Rp2.000 hingga Rp3.500 untuk wingko, para peserta meraih pendapatan sekitar Rp1.689.000 dalam satu hari.

Usai sesi luring, program dilanjutkan dengan pendampingan intensif selama tiga minggu. Pendampingan ini difokuskan pada diskusi bersama trainer, praktik pembuatan konten promosi, optimalisasi strategi pemasaran digital, serta penerapan langsung ilmu yang telah diperoleh. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik