Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Tidak Hanya di Bireuen, Bantuan Korban Banjir dan Longsor Juga Menumpuk di Gedung Nasional Taput

Januari Hutabarat
14/1/2026 13:53
Tidak Hanya di Bireuen, Bantuan Korban Banjir dan Longsor Juga Menumpuk di Gedung Nasional Taput
Kepala BPBD Tapanuli Utara Budiman Gultom di tengah tumpukan bantuan kebutuhan pokok dan pakaian layak pakai memenuhi Gedung Nasional Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, yang difungsikan sebagai gudang logistik bencana banjir dan longsor, sementara para pe(MI/Januari Hutabarat)

AWAL pekan lalu masyarakat dikagetkan dengan viralnya video tumpukan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak bencana di gudang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, Aceh. Hal itu rupanya juga terjadi di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara.

Berbagai paket bantuan belum sepenuhnya menjangkau warga terdampak bencana. Tumpukan bantuan tersebut didominasi bahan kebutuhan pokok serta pakaian layak pakai yang terus berdatangan dari pemerintah, lembaga sosial, hingga masyarakat.

Sejak beberapa hari terakhir, Gedung Nasional Tarutung difungsikan sebagai pusat penampungan sekaligus gudang logistik bencana. Padahal saat ini ribuan masyarakat masih menunggu uluran tangan pemerintah dalam upaya pemulihan pascabencana banjir bandang dan longsor yang terjadi pada akhir November 2025 silam.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Utara, Budiman Gultom, mengatakan penyaluran bantuan masih menunggu rampungnya pendataan korban di sejumlah wilayah terdampak.

“Gedung Nasional saat ini menjadi gudang bantuan bencana. Bantuan yang masuk berupa bahan kebutuhan pokok, pakaian layak pakai, serta kebutuhan mendesak lainnya,” ujar Budiman Gultom kepada Media Indonesia, Rabu (14/1).

Ia menegaskan, akurasi data menjadi kunci utama agar bantuan tidak salah sasaran. Pendataan yang matang diperlukan untuk memastikan setiap korban menerima bantuan sesuai kebutuhan riil di lapangan.

“Kami berharap pendataan segera selesai sehingga distribusi bantuan dapat dilakukan secara tepat guna dan tepat sasaran,” katanya.

Sementara itu, warga terdampak masih berharap proses distribusi dapat dipercepat. Pasalnya, sebagian korban masih bertahan di lokasi pengungsian dengan keterbatasan kebutuhan sehari-hari pascabencana banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut. (JH/E-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik