Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Sosial RI Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebut Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) bencana mencapai rata-rata lebih dari 85 persen hingga akhir 2025.
Bantuan itu menjangkau masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.
"Untuk daerah bencana, khususnya di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh, capaian penyaluran di Aceh sudah sekitar 88 persen. Sementara di Sumatera Barat dan Sumatera Utara masih di kisaran 82 sampai 83 persen," kata Gus Ipul, dikutip Kamis (1/1).
Gus Ipul mengungkapkan proses penyaluran di wilayah bencana membutuhkan upaya lebih keras.Terdapat tantangan medan, keterbatasan infrastruktur, serta kondisi warga yang masih berada di pengungsian.
"Penyaluran di Provinsi Aceh sampai sekarang sudah 88 persen meskipun di lapangan ada kendala tentang jaringan internet misalnya, listrik juga belum stabil, akses menuju beberapa kabupaten kota juga masih belum semuanya bisa ditembus. Tetapi terus bekerja sampai hari ini sudah cukup banyak itu 88 persen," jelasnya.
Dirinya mengatakan per hari ini ada tiga kantor Pos yang belum bisa beroperasi di Aceh Tamiang. Gus Ipul menjelaskan, BLTS merupakan bantuan tambahan yang disalurkan di luar skema BLTS reguler sebagai respons cepat pemerintah terhadap kondisi darurat.
"Dalam tiga bulan terakhir ini ada BLTS Kesra di luar BLTS reguler. Kalau BLTS reguler menyasar kisarannya 18 juta KPM, sementara BLTS ini menyasar lebih dari 35 juta penerima, tentu bergantung pada data yang sudah diverifikasi oleh pemerintah daerah bersama Kementerian Sosial dan BPS," kata Gus Ipul.
Berdasarkan data terkini Kemensos, lebih dari 33,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM) telah dinyatakan layak menerima BLTS. Penyaluran bantuan dilakukan melalui kerja sama dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) serta PT Pos Indonesia, dengan mempertimbangkan kondisi geografis dan akses wilayah penerima.
Menurut Gus Ipul, secara nasional penyaluran BLTS telah mencapai lebih dari 97 persen. Namun, di sejumlah wilayah terdampak bencana, proses penyaluran membutuhkan upaya ekstra karena tantangan medan, keterbatasan infrastruktur, serta kondisi warga yang masih berada di pengungsian.
"Sebagian besar BLTS sudah disalurkan, baik di daerah bencana maupun di daerah-daerah lain di Indonesia," jelasnya. (H-4)
PT Pos Indonesia optimistis proses penyaluran akan selesai sesuai rencana pemerintah pada 11 Desember 2025
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Majalengka mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Sosial (BLTS KESRA).
BLT Sementara senilai Rp30 triliun untuk lebih dari 35 juta keluarga penerima manfaat (KPM) berasal dari hasil efisiensi anggaran yang telah dilakukan pemerintah sejak awal 2025.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memastikan bahwa Bantuan Langsung Tunai atau BLT Sementara (BLTS) mulai dicairkan pada hari ini, Senin (20/10).
Penyediaan fasilitas MCK menjadi langkah inisiatif yang selaras dengan kebutuhan dalam membantu menjaga kesehatan masyarakat, memulihkan martabat.
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
BNPB mencatat telah terjadi 243 kejadian bencana di Indonesia sepanjang tahun 2026.
KOMISI VIII DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan terhadap penanggulangan bencana
Ia menegaskan kondisi tersebut menuntut penguatan kesiapsiagaan dari berbagai sektor, terutama dalam menghadapi potensi dampak cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved