Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

BLTS Bencana Capai 88 Persen, Gus Ipul: Penyaluran Terus Dikejar Meski Infrastruktur Terbatas

Ficky Ramadhan
01/1/2026 15:43
BLTS Bencana Capai 88 Persen, Gus Ipul: Penyaluran Terus Dikejar Meski Infrastruktur Terbatas
Menteri Sosial Saifullah Yusuf(Dok.MI)

MENTERI Sosial RI Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebut Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) bencana mencapai rata-rata lebih dari 85 persen hingga akhir 2025.

Bantuan itu menjangkau masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

"Untuk daerah bencana, khususnya di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh, capaian penyaluran di Aceh sudah sekitar 88 persen. Sementara di Sumatera Barat dan Sumatera Utara masih di kisaran 82 sampai 83 persen," kata Gus Ipul, dikutip Kamis (1/1).

Gus Ipul mengungkapkan proses penyaluran di wilayah bencana membutuhkan upaya lebih keras.Terdapat tantangan medan, keterbatasan infrastruktur, serta kondisi warga yang masih berada di pengungsian.

"Penyaluran di Provinsi Aceh sampai sekarang sudah 88 persen meskipun di lapangan ada kendala tentang jaringan internet misalnya, listrik juga belum stabil, akses menuju beberapa kabupaten kota juga masih belum semuanya bisa ditembus. Tetapi terus bekerja sampai hari ini sudah cukup banyak itu 88 persen," jelasnya. 

Dirinya mengatakan per hari ini ada tiga kantor Pos yang belum bisa beroperasi di Aceh Tamiang. Gus Ipul menjelaskan, BLTS merupakan bantuan tambahan yang disalurkan di luar skema BLTS reguler sebagai respons cepat pemerintah terhadap kondisi darurat.

"Dalam tiga bulan terakhir ini ada BLTS Kesra di luar BLTS reguler. Kalau BLTS reguler menyasar kisarannya 18 juta KPM, sementara BLTS ini menyasar lebih dari 35 juta penerima, tentu bergantung pada data yang sudah diverifikasi oleh pemerintah daerah bersama Kementerian Sosial dan BPS," kata Gus Ipul.

Berdasarkan data terkini Kemensos, lebih dari 33,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM) telah dinyatakan layak menerima BLTS. Penyaluran bantuan dilakukan melalui kerja sama dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) serta PT Pos Indonesia, dengan mempertimbangkan kondisi geografis dan akses wilayah penerima.

Menurut Gus Ipul, secara nasional penyaluran BLTS telah mencapai lebih dari 97 persen. Namun, di sejumlah wilayah terdampak bencana, proses penyaluran membutuhkan upaya ekstra karena tantangan medan, keterbatasan infrastruktur, serta kondisi warga yang masih berada di pengungsian.

"Sebagian besar BLTS sudah disalurkan, baik di daerah bencana maupun di daerah-daerah lain di Indonesia," jelasnya.  (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya