Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Klenteng Hok Tik Bio Purwokerto, Jawa Tengah, Suryana menyampaikan ungkapan keprihatinannya atas maraknya bencana yang timbul di berbagai daerah. Karena itu, ia berpesan agar Perayaan Imlek 2577 Kongzili dilaksanakan dengan penuh kesederhanaan. Hal itu sebagai wujud simpati pada kondisi sosial masyarakat.
"Mari kita rayakan Imlek dengan semeriah mungkin dan kita juga harus prihatin dengan keadaan masyarakat karena banyak bencana. Perayaan bisa berlangsung meriah tapi tetap sederhana, jangan terlalu mencolok," cetus Suryana, Selasa (17/2).
Melalui perayaan Imlek ini, lanjut Suryana, pihaknya akan menjalin persaudaraan dengan umat agama lain. Seperti rencana kegiatan buka bersama dengan Umat Islam tepat pada saat Perayaan Cap Go Meh di hari ke-15 Imlek.
"Kita akan buka puasa bersama dengan masyarakat dengan lontong Cap Go Meh, agar kita bersama dan berbaur sesuai dengan ajaran Nabi Agung kongzi di empat penjuru bahwa semua umat bersaudara jadi kita harus bersama dan membaur," katanya.
Suryana juga mengimbau umatnya untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, sehingga suasana damai akan tercipta.
"Mari kita saling menjaga persatuan dan kedatuan yang utuh sehingga Banyumas khususnya bisa damai. Masyarakat kita sedang tidak baik baik saja ada banyak bencana dan kesulitan. Sebentar lagi juga akan bulan Ramadhan, mari kita jaga kerukunan umat beragama. Karena damai itu indah,"pungkasnya. (Z-1)
SEKITAR 200 umat Konghucu dan Simpatisan dari berbagai daerah melaksanakan sembahyang menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Klenteng Hok Tik Bio Purwokerto, Jawa Tengah,
Sejumlah perjalanan kereta api di wilayah Daop 5 Purwokerto yang mengalami gangguan antara lain KA 197 Kamandaka relasi Semarang Tawang–Cilacap.
Dikenal dengan kekayaan alamnya yang luar biasa, kawasan Baturraden di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, telah lama menawarkan beragam destinasi.
Pemilihan Purwokerto sebagai tuan rumah kali ini didasari atas semangat dan aktivitas bulu tangkis yang tinggi.
Kerusakan juga ditemukan di Alun-Alun Purwokerto, meliputi pot bunga dan bangku taman yang biasa dipakai masyarakat.
Petugas gabungan jugaharus selalu mewaspadai banjir luapan Sungai Citanduy dan Sungai Cikidang di Sukaresik
Pemerintah berhasil merampungkan pembangunan 5.500 unit rumah hunian, di mana 1.500 unit di antaranya selesai pada bulan pertama.
Penyediaan fasilitas MCK menjadi langkah inisiatif yang selaras dengan kebutuhan dalam membantu menjaga kesehatan masyarakat, memulihkan martabat.
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved