Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAMIKA atmosfer saat ini dipengaruhi secara signifikan oleh hadirnya Siklon Tropis Hiley di Samudra Hindia Selatan NTT serta Bibit Siklon 98S di daratan Australia.
Fenomena ini memicu pertumbuhan awan hujan masif dan peningkatan kecepatan angin di berbagai wilayah Indonesia.
Siklon Tropis Hiley saat ini terpantau di Samudra Hindia Selatan Nusa Tenggara Timur dan diprediksi bergerak ke arah tenggara. Meskipun diprediksi akan punah saat memasuki daratan Australia dalam 48-72 jam ke depan.
Sistem ini meningkatkan kecepatan angin (low level jet) hingga lebih dari 25 knot serta membentuk daerah konvergensi dan konfluensi dari Samudra Hindia Selatan NTB hingga NTT.
Bibit Siklon 98S terpantau di daratan Australia bagian utara dengan kecepatan angin 35 knot. Intensitasnya diprediksi menurun dalam 24 jam ke depan dan tidak memberikan dampak langsung terhadap cuaca Indonesia.
Sirkulasi Siklonik lainnya terpantau di Samudra Hindia Barat Aceh, Barat Daya Lampung, dan perairan utara Kalimantan Barat, yang memicu pembentukan konvergensi memanjang di:
Kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi cuaca signifikan. Perlu ditingkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di wilayah:
Prakiraan cuaca ini merupakan gambaran umum. Untuk mendapatkan informasi cuaca yang lebih spesifik setiap jam, Anda dapat memantau aplikasi Info BMKG, mengunjungi website resmi www.bmkg.go.id, atau media sosial resmi @infobmkg.
Sumber: Youtube BMKG
Pesisir pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diwaspadai terjadi potensi banjir rob. Kondisi itu menyusul peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.
BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan, seiring masih signifikannya pengaruh dinamika atmosfer global.
Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) selama sepekan ke depan.
Cek prakiraan cuaca Jakarta hari ini 19 Januari 2026. BMKG beri peringatan dini potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta.
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
BMKG: gelombang tinggi disertai hujan badai masih berlangsung di perairan utara Jawa Tengah hingga Minggu (18/1) ini.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, serta sebagian Papua Barat diperkirakan masih akan mengalami cuaca basah dengan hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah.
Isnawa mengatakan, kegiatan operasi dipusatkan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, dengan menggunakan pesawat CASA 212 A-2105 milik TNI AU.
Kejadian cuaca ekstrem tersebut diakibatkan oleh kombinasi beberapa faktor, utamanya faktor regional yaitu keberadaan sirkulasi siklonik dan penguatan monsun dingin Asia.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Kondisi ini dipicu oleh aktivitas Bibit Siklon Tropis 91W dan penguatan Monsun Asia yang meningkatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang di jalur Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved