Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PERINGATAN Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia pada 10 Desember, yang beriringan dengan momentum 16 Hari Antikekerasan Terhadap Perempuan (16 HAKTP), kembali menjadi sorotan bagi organisasi Perempuan Mahardika. Organisasi ini menyoroti kemunduran demokrasi dan lemahnya komitmen negara dalam memberikan perlindungan terhadap kaum perempuan dari berbagai bentuk kekerasan.
Ketua Perempuan Mahardika, Mutiara Ika Pratiwi, mengungkapkan keprihatinannya atas situasi demokrasi terkini. Menurut perempuan yang akrab disapa Ika itu, sejumlah peristiwa dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan bahwa ruang demokrasi semakin menyempit.
Ia mencontohkan penahanan aktivis sejak aksi unjuk rasa pada akhir September, sebuah tindakan yang dinilainya menciptakan ketakutan dan intimidasi sistematis.
“Kami mempertanyakan komitmen pemerintah terhadap perlindungan HAM, terutama bagi perempuan. Penangkapan para aktivis adalah bentuk intimidasi, dan itu harus dihentikan,” ujar Ika.
MI/HO--Ketua Perempuan Mahardika, Mutiara Ika PratiwiIka menambahkan, kekerasan yang dialami perempuan tidak terbatas pada kekerasan fisik, melainkan juga melalui upaya pembungkaman suara publik.
Pelarangan protes, intimidasi digital, hingga serangkaian kekerasan yang muncul dalam aksi unjuk rasa dinilai memperparah situasi HAM.
“Kebebasan berekspresi, kebebasan berpendapat, dan kebebasan untuk melakukan protes adalah hak dasar. Ketika semua itu dibungkam, perempuan menjadi kelompok yang paling rentan,” tegasnya.
Selain isu demokrasi, Perempuan Mahardika juga menyoroti ironi meningkatnya angka kekerasan terhadap perempuan, meskipun telah banyak regulasi perlindungan yang disahkan. Ika menilai implementasi hukum di lapangan masih jauh dari kata efektif.
“Kalau melihat angka kekerasan terhadap perempuan yang terus meningkat, sebenarnya banyak regulasi yang bisa digunakan. Namun pelaksanaan di lapangan tidak efektif. Komitmen pemerintah masih sangat dipertanyakan,” tegas Ika.
Di sisi lain, Ketua Perempuan Mahardika Cabang Jakarta Khamala menekankan pentingnya peran pemerintah dalam menciptakan ruang aman dan setara bagi perempuan di tiga sektor utama: ekonomi, pendidikan, dan pekerjaan.
Di sektor ekonomi, ia mendesak agar kebijakan memasukkan perspektif gender guna mengatasi hambatan struktural perempuan dalam mengakses aset dan modal.
Di bidang pendidikan, lingkungan belajar yang aman harus dipastikan sebagai fondasi pemberdayaan. Sementara di ranah pekerjaan, negara harus hadir untuk menutup kesenjangan upah gender dan menjamin lingkungan kerja yang bebas dari diskriminasi.
“Peran pemerintah adalah membuat dan menjalankan kebijakan yang transformatif dan sensitif gender. Ini bukan hanya soal aturan, tetapi juga memastikan anggaran dan penegakan hukum berjalan,” tutup Khamala. (Z-1)
Kontras mendesak pembentukan TGPF untuk mengusut tuntas serangan sistematis terhadap Andrie Yunus dan membongkar aktor intelektual di balik teror ini.
Komisaris Tinggi HAM PBB Volker Türk melaporkan dugaan penyiksaan dan penahanan sewenang-wenang di Venezuela masih berlanjut di bawah kepemimpinan Delcy Rodríguez.
Tujuh anggota timnas putri Iran memutuskan menetap di Australia karena alasan keamanan, sementara pemain lainnya pulang di bawah bayang-bayang ancaman.
Lima pemain sepak bola putri Iran dilaporkan bersembunyi di rumah aman di Australia. Mereka khawatir akan keselamatan jiwanya setelah aksi protes di Piala Asia.
WAKIL Menteri Hak Asasi Manusia Mugiyanto Sipin menegaskan penolakan terhadap hukuman mati dengan menempatkan isu tersebut dalam kerangka hak hidup.
Usman Hamid, menilai kasus kekerasan Brimob di Tual mencerminkan lemahnya akuntabilitas dan pengawasan di tubuh Polri.
Kapolri Listyo Sigit diminta mengusut tuntas secara profesional dan transparan terkait kasus teror terhadap aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) tersebut.
Wakil Menteri HAM Mugiyanto Sipin menegaskan penolakan hukuman mati di Indonesia. Menurutnya, pidana seumur hidup cukup sebagai hukuman maksimal.
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kembali proses hukum kerusuhan Agustus 2025.
Dalam rancangan awal, kewajiban ini akan menyasar perusahaan dengan skala besar, yakni yang memiliki jumlah karyawan minimal 2.000 orang.
Arah pembangunan ekonomi Indonesia kembali menjadi sorotan dalam proyeksi Outlook Bisnis dan Hak Asasi Manusia (HAM) 2026 yang dirilis SETARA Institute.
Korban tewas protes Iran lampaui 5.100 jiwa. AS kirim armada tempur USS Abraham Lincoln saat militer Iran siaga tempur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved