Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Indonesia, melalui Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM), sedang mematangkan regulasi baru yang mewajibkan pelaku usaha untuk melaksanakan uji tuntas HAM (human rights due diligence). Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat perlindungan hak asasi dalam aktivitas ekonomi, terutama di sektor-sektor yang memiliki risiko tinggi.
Wakil Menteri HAM, Mugiyanto, mengungkapkan bahwa regulasi ini ditargetkan terbit pada tahun ini. Berbeda dengan aturan sebelumnya yang bersifat sukarela, aturan baru ini akan bersifat wajib bagi perusahaan yang memenuhi kriteria tertentu.
Pemerintah telah menyusun peta jalan agar transisi menuju kewajiban audit HAM ini berjalan optimal.
Setelah regulasi terbit, pemerintah akan melakukan sosialisasi pada 2026, diikuti dengan proyek percontohan (pilot project) pada 2027. Implementasi secara menyeluruh direncanakan baru akan diberlakukan pada tahun 2028.
Dalam rancangan awal, kewajiban ini akan menyasar perusahaan dengan skala besar, yakni yang memiliki jumlah karyawan minimal 2.000 orang.
“Uji tuntas HAM ini diharapkan dapat mencegah atau meminimalkan potensi pelanggaran HAM,” ujar Mugiyanto dalam acara *talkshow* yang digelar oleh Adventure Documentary Festival Academy (ADFA) di Jakarta.
Audit tersebut nantinya akan melibatkan auditor independen yang kompetensinya dipastikan oleh Kementerian HAM.
Setidaknya ada 13 aspek yang menjadi indikator penilaian, mulai dari dampak perusahaan terhadap masyarakat sekitar, kelestarian lingkungan, hingga pemenuhan hak-hak pekerja.
Mugiyanto menyoroti bahwa sektor pertambangan, kehutanan, dan lingkungan hidup memiliki kompleksitas yang tinggi karena harus menyeimbangkan kepentingan ekonomi dengan risiko pelanggaran HAM.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan para saintis, akademisi, dan masyarakat sipil dalam merumuskan kebijakan.
“Kami membutuhkan para saintis, peneliti, dan masyarakat sipil karena mereka bisa melihat persoalan lebih dalam dan luas,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, pihak ADFA, melalui Nana Astryd, menyatakan bahwa isu pertambangan dan lingkungan merupakan topik strategis yang berdampak pada keberlanjutan ekonomi serta sosial. Media dianggap memiliki peran krusial sebagai jembatan informasi antara korporasi, negara, dan masyarakat terdampak.
Pemberitaan yang adil dan akurat sangat dibutuhkan untuk mengawal akuntabilitas perusahaan serta membuka ruang dialog kritis demi kepentingan publik.
Sebagai penutup, Mugiyanto mengapresiasi inisiatif diskusi ini sebagai bentuk sinergi antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat. (Z-1)
Wakil Menteri HAM Mugiyanto Sipin menegaskan penolakan hukuman mati di Indonesia. Menurutnya, pidana seumur hidup cukup sebagai hukuman maksimal.
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kembali proses hukum kerusuhan Agustus 2025.
Arah pembangunan ekonomi Indonesia kembali menjadi sorotan dalam proyeksi Outlook Bisnis dan Hak Asasi Manusia (HAM) 2026 yang dirilis SETARA Institute.
Korban tewas protes Iran lampaui 5.100 jiwa. AS kirim armada tempur USS Abraham Lincoln saat militer Iran siaga tempur.
Aturan tersebut wajib memiliki batasan yang jelas agar tidak mencederai hak asasi manusia (HAM).
Lima pemain sepak bola putri Iran dilaporkan bersembunyi di rumah aman di Australia. Mereka khawatir akan keselamatan jiwanya setelah aksi protes di Piala Asia.
WAKIL Menteri Hak Asasi Manusia Mugiyanto Sipin menegaskan penolakan terhadap hukuman mati dengan menempatkan isu tersebut dalam kerangka hak hidup.
Usman Hamid, menilai kasus kekerasan Brimob di Tual mencerminkan lemahnya akuntabilitas dan pengawasan di tubuh Polri.
Transparansi digital melalui media sosial membuat kasus-kasus tersebut kini lebih mudah terungkap ke permukaan.
Amnesty International Indonesia menilai kematian pelajar 14 tahun di Tual, Maluku, memperpanjang dugaan pembunuhan di luar hukum oleh aparat dan mendesak reformasi struktural Polri.
Pasukan Israel tangkap 100 lebih warga Palestina sejak awal Ramadan di Tepi Barat. Penangkapan diwarnai kekerasan, sabotase rumah, dan penyitaan aset warga sipil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved