Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
KOORDINATOR Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Dimas Bagus Arya mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengevaluasi total proses penegakan hukum terkait kerusuhan Agustus 2025.
Dimas menyatakan berdasarkan fakta-fakta yang dikumpulkan oleh Komisi Pencari Fakta (KPF) menunjukkan adanya ketidakprofesionalan dalam pengungkapan perkara. Menurut dia, banyak orang yang ditahan tidak memiliki kapasitas operasional maupun struktural untuk menggerakkan kerusuhan.
"Proses penegakan hukum yang tajam ke bawah tapi tidak menyasar pada aktor intelektual adalah bentuk tidak efektifnya Kepolisian. Kami melihat ada operasi pengkambinghitaman, di mana orang-orang dengan peran sangat minor dan tidak struktural justru menjadi target utama pemidanaan," ujar Dimas saat konferensi pers KPF di Jakarta, Rabu (18/2).
Terkait dengan proses hukum yang masih berjalan, Dimas meminta Kapolri untuk segera meninjau kembali dan menghentikan pemeriksaan terhadap mereka yang tidak terbukti memiliki peran signifikan dalam kerusuhan tersebut. Dimas berharap temuan investigasi KPF dapat menjadi amunisi tambahan bagi pihak penegak hukum untuk menghentikan perburuan yang masih berlangsung di beberapa daerah.
"Kami meminta Kapolri melakukan peninjauan kembali dan menghentikan pemeriksaan terhadap mereka yang masih ditahan. Fokus utama kepolisian harus dialihkan untuk menyasar aktor-aktor yang memang secara skala kemampuan memiliki signifikansi peran besar dalam peristiwa tersebut," pungkas Dimas. (Faj/P-3)
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) guna mengurai kepadatan pada puncak arus balik Lebaran 2026.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memprediksi puncak arus balik Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah akan dimulai pada 24 Maret 2026.
Kapolri menyatakan hal tersebut guna mengantisipasi potensi kecelakaan di tempat wisata seiring dengan melonjaknya jumlah wisatawan pada momen libur nasional tersebut.
Sebanyak 86 rekaman CCTV telah dikumpulkan dan dipaparkan dalam proses penyelidikan. Seluruh rekaman tersebut kini dianalisis untuk mengungkap peristiwa secara menyeluruh
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan penyidik telah mengamankan 86 rekaman CCTV untuk mengungkap identitas pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Guna menjamin keamanan perjalanan, Kapolri menegaskan, pemeriksaan teknis kendaraan (ramp check) dan pemeriksaan kesehatan bagi awak bus menjadi prioritas utama
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memprediksi puncak arus balik Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah akan dimulai pada 24 Maret 2026.
Kapolri menyatakan hal tersebut guna mengantisipasi potensi kecelakaan di tempat wisata seiring dengan melonjaknya jumlah wisatawan pada momen libur nasional tersebut.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pastikan pengusutan tuntas kasus penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus, atas perintah Presiden Prabowo.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi khusus terhadap kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus
Keputusan mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/440/2/KEP/2026 tertanggal 27 Februari 2026.
ICW meminta KPK mengawasi 1.179 SPPG milik Polri karena dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dan ketimpangan pengelolaan dana hingga Rp2,2 triliun per tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved