Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGURUS Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyarankan para orangtua untuk melindungi anak dengan vaksinasi sebelum melakukan perjalanan liburan akhir tahun.
"Vaksinasi penting sebagai pencegahan utama, bukan pengobatan," kata Anggota Satuan Tugas Imunisasi IDAI Dr. dr. Martira Maddeppungeng, Sp.A, Subsp.T.K.P.S(K), dikutip Kamis (27/11).
Dia menyampaikan bahwa negara maupun wilayah tujuan pakansi bisa memiliki pola penyebaran penyakit yang berbeda, karenanya lebih baik meningkatkan perlindungan terhadap penyakit dengan vaksinasi.
"Negara yang kita kunjungi memiliki epidemiologi berbeda. Yang perlu diwaspadai adalah demam kuning, meningitis, dengue, dan polio," katanya.
Kondisi geografis dan iklim di negara tujuan, menurut dia, juga berpeluang meningkatkan risiko penularan penyakit.
Dalam kondisi hujan, tingkat kelembapan tinggi, dan suhu tinggi, melakukan aktivitas fisik di tempat terbuka meningkatkan peluang terserang penyakit seperti influenza musiman atau infeksi saluran napas.
Guna meminimalkan kemungkinan anak mengalami masalah kesehatan selama berlibur, Martira menyarankan para orangtua mengecek status imunisasi anak dan berkonsultasi mengenai kebutuhan vaksinasi anak sebelum melakukan perjalanan.
"Harus ada konseling lebih awal. Anak berbeda-beda usianya, sehingga perlu perencanaan vaksinasi yang sesuai. Tidak semua vaksin dapat diberikan mendadak sebelum berangkat," katanya.
IDAI menyampaikan bahwa beberapa negara mewajibkan pelaksanaan vaksinasi tertentu bagi wisatawan, termasuk anak-anak, yang memasuki wilayahnya.
Beberapa negara di Afrika dan Amerika Selatan mensyaratkan warga negara asing yang memasuki wilayahnya memiliki sertifikat vaksinasi demam kuning.
Pendatang yang hendak memasuki wilayah Arab Saudi adakalanya diwajibkan telah memiliki sertifikat vaksinasi meningokokus, polio, dan demam kuning.
Jadi, lebih baik mengecek persyaratan vaksinasi di negara tujuan sebelum melakukan perjalanan.
Martira menyampaikan, pelaksanaan vaksinasi sebelum perjalanan sebaiknya dilakukan empat hingga enam minggu sebelum keberangkatan agar tubuh punya waktu untuk membentuk antibodi secara optimal.
IDAI menyarankan para orangtua memeriksa kartu imunisasi, berkonsultasi dengan dokter, serta memastikan anak mendapat vaksinasi rutin dan vaksinasi tambahan yang direkomendasikan sebelum berlibur bersama keluarga
"Jika tidak lengkap, risiko anak terinfeksi meningkat. Selain itu, anak bisa membawa penyakit ke negara lain atau membawa penyakit dari luar ke Indonesia," pungkas Martira. (Ant/Z-1)
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
Kunci utama keberhasilan aturan pembatasan gawai bukan hanya pada larangan, melainkan pada keteladanan orangtua sebagai role model.
Keistimewaan yang didapat oleh anak sulung perempuan sering kali muncul dalam bentuk pemberian otonomi yang lebih besar.
Orangtua didorong untuk menciptakan proyek sederhana di rumah, seperti membuat karya tulis atau pengamatan alam di sekitar rumah untuk memicu rasa ingin tahu.
Salah satu indikator utama seorang anak telah mencapai tahap adiksi adalah kehilangan kontrol diri yang akut.
Kunci pembeda utama antara stunting dan stunted terletak pada penyebab dan asupan nutrisi sang anak.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved