Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis obstetri dan ginekologi dari Universitas Indonesia, Amarylis Febrina Choirin Nisa Fathoni, menjelaskan pentingnya vaksinasi Respiratory Syncytial Virus (RSV) pada masa kehamilan sebagai langkah preventif yang memberi keuntungan besar bagi ibu dan janin.
“Vaksinasi di masa kehamilan bukan hanya melindungi ibu, tetapi juga memberikan dampak signifikan terhadap kesehatan bayi dalam perjalanan hidupnya yang sangat awal,” ungkap Nisa dalam sebuah konferensi pers di Jakarta, Selasa.
Menurut Nisa, vaksin RSV memberikan perlindungan ganda bagi ibu hamil. Pertama, vaksin ini melindungi ibu dari potensi komplikasi pernapasan selama kehamilan yang bisa memperburuk kondisi kesehatan ibu dan janin.
Lebih penting lagi, vaksin RSV dapat mencegah kelahiran prematur, salah satu risiko yang sangat tinggi pada bayi yang terinfeksi virus ini.
“Bayi prematur memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, sangat rentan terhadap berbagai infeksi yang dapat memperburuk kondisi mereka. Penanganannya pun lebih kompleks, dan tidak semua rumah sakit memiliki fasilitas NICU yang memadai, apalagi dokter spesialis yang bisa menangani kasus-kasus semacam itu,” jelasnya.
Vaksin ini juga memberikan imunitas pasif pada bayi yang bertahan hingga enam bulan pertama kehidupan. Antibodi yang terbentuk setelah ibu menerima vaksin akan melewati plasenta dan memberi perlindungan langsung kepada janin sejak bayi pertama kali bernapas.
Lebih lanjut, Nisa menegaskan bahwa vaksin RSV yang disetujui untuk ibu hamil tidak hanya melindungi terhadap virus RSV-A dan RSV-B, tetapi juga aman karena tidak mengandung virus hidup. Vaksin ini menggunakan teknologi protein subunit bivalen, yang dirancang khusus untuk melindungi ibu dan bayi tanpa risiko terhadap kehamilan.
Waktu yang tepat untuk mendapatkan vaksinasi ini adalah antara usia kehamilan 28 hingga 36 minggu, yakni periode optimal untuk transfer antibodi dari ibu ke janin sebelum kelahiran. Efek samping vaksin ini pun ringan dan sementara, seperti nyeri di tempat suntikan, kelelahan, sakit kepala, dan nyeri otot.
Nisa juga menambahkan bahwa vaksin RSV sudah tersedia di Indonesia sejak sekitar enam bulan lalu. Keberadaan vaksin ini sangat relevan, mengingat RSV adalah salah satu virus penyebab utama infeksi saluran pernapasan bawah pada anak-anak, yang kerap menyebabkan perawatan intensif di rumah sakit pada bayi di bawah usia enam bulan.
“Infeksi RSV pada bayi baru lahir dapat menuntut perawatan rumah sakit, dan dalam banyak kasus, terjadi pada bayi di bawah usia 3 bulan. Sekitar 75% bayi yang terkena infeksi ini dalam enam bulan pertama kehidupan membutuhkan penanganan medis,” tutup Nisa. (Z-10)
RSV merupakan virus pernapasan yang mudah menular dan berbahaya bagi bayi. Kenali gejala, risiko komplikasi, serta langkah pencegahan untuk melindungi anak.
RSV adalah virus yang sangat umum dan menular. Pada bayi prematur, saluran napas yang kecil dan fungsi paru-paru yang belum berkembang penuh tidak mampu menangani peradangan
Vaksin RSV umumnya diberikan pada ibu hamil usia 32-36 minggu untuk memberikan perlindungan langsung kepada bayi melalui antibodi yang ditransfer melalui plasenta.
RSV menyebar melalui percikan napas, sentuhan, dan permukaan yang terkontaminasi. Karena itu, langkah pencegahan sederhana sangat penting untuk melindungi bayi prematur
Ibu hamil yang menerima vaksinasi RSV (Respiratory Syncytial Virus) akan merasakan berbagai manfaat, baik bagi kesehatan diri mereka sendiri maupun untuk bayi yang dikandung.
Vaksinasi merupakan salah satu cara paling efektif untuk melindungi kesehatan ibu hamil dan bayi dari berbagai penyakit, termasuk infeksi virus RSV (Respiratory Syncytial Virus).
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
Sentuhan ini ternyata sudah bisa dirasakan oleh bayi di dalam kandungan saat kehamilan memasuki trimester kedua.
Seiring bertambahnya usia kehamilan, ukuran bayi yang semakin besar akan memberikan tekanan mekanis pada pembuluh darah di sekitar panggul.
Anemia bukan sekadar masalah kekurangan darah biasa, melainkan pemicu berbagai komplikasi serius.
Ia menjelaskan pada 1.000 hari pertama kehidupan penting untuk perkembangan anak dan BGN akan pastikan program untuk seluruh ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita.
Darah implantasi adalah flek ringan tanda awal kehamilan. Ketahui ciri, penyebab, waktu muncul, dan cara membedakannya dari haid.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved