Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Bayi Prematur Rentan Terkena RSV, Kenali Gejala dan Langkah Pencegahannya

Abi Rama
21/11/2025 23:20
Bayi Prematur Rentan Terkena RSV, Kenali Gejala dan Langkah Pencegahannya
Ilustrasi Bayi Prematur(freepik)

RESPIRATORY Syncytial Virus (RSV) kini menjadi salah satu ancaman kesehatan serius bagi bayi prematur dan bayi dengan kondisi medis tertentu.

Meski pada anak sehat RSV biasanya hanya menyebabkan gejala ringan seperti batuk atau pilek, pada bayi yang lahir sebelum waktunya, infeksi ini bisa berkembang menjadi penyakit pernapasan berat dan berpotensi mengancam nyawa.

Bayi Prematur Lebih Rentan

Bayi yang lahir prematur memiliki sistem imun dan paru-paru yang belum berkembang sempurna. Hal ini membuat mereka lebih sulit melawan infeksi, termasuk RSV.

Dokter menilai bahwa bayi dengan kondisi seperti bronchopulmonary dysplasia (BPD) atau penyakit jantung bawaan (CHD) memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi serius, seperti bronkiolitis atau pneumonia.

Infeksi RSV pada kelompok bayi ini sering kali membutuhkan perawatan di rumah sakit, bahkan sampai ke ruang intensif (NICU), dengan bantuan ventilator untuk membantu pernapasan.

Gejala RSV pada Bayi

Di awal, RSV mungkin terlihat seperti flu biasa: hidung meler, batuk ringan, atau demam. Namun pada bayi prematur atau bayi berisiko tinggi, gejalanya bisa cepat berubah menjadi berbahaya. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai meliputi:

  • Napas terdengar berderak
  • Hidung mengembang saat bernapas
  • Dada tampak tertarik ke dalam di sekitar tulang rusuk
  • Pernapasan cepat atau terputus-putus
  • Bibir atau kuku membiru
  • Bayi tampak sangat lemas atau sulit menyusu

Langkah Pencegahan

RSV menyebar melalui percikan napas, sentuhan, dan permukaan yang terkontaminasi. Karena itu, langkah pencegahan sederhana sangat penting untuk melindungi bayi prematur, seperti:

  • Mencuci tangan sebelum menyentuh bayi
  • Menjaga kebersihan lingkungan rumah
  • Menghindari kerumunan, terutama saat musim puncak RSV
  • Tidak mencium bayi saat sedang sakit
  • Menggunakan masker jika memiliki gejala flu
  • Membatasi tamu yang datang ke rumah

Tenaga kesehatan juga dapat memberikan perlindungan tambahan sesuai rekomendasi medis, terutama bagi bayi yang sangat berisiko.

Kesadaran Dini Bisa Selamatkan Nyawa

RSV mungkin terdengar seperti penyakit pernapasan biasa, namun dampaknya bisa sangat serius pada bayi prematur. Dengan memahami gejalanya, mengetahui faktor risikonya, dan mengambil langkah pencegahan, orang tua dapat memberikan perlindungan lebih bagi si kecil.

Sumber: GFCNI



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya