Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan disertai petir di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu, 9 November 2025. Dua sistem tekanan rendah, yaitu Siklon Tropis Funggong dan Sistem Tekanan Rendah 96S, saat ini tengah memengaruhi kondisi atmosfer di Tanah Air.
Siklon Tropis Funggong terpantau berada di Samudera Pasifik timur Filipina dengan arah gerak ke barat-barat laut. Sistem ini membentuk daerah konvergensi dan konfluensi di wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, dan Maluku Utara, serta memicu peningkatan kecepatan angin (low-level jet) hingga lebih dari 25 knot di perairan selatan Makassar dan Samudera Pasifik timur Filipina.
Sementara itu, Sistem Tekanan Rendah 96S berada di Samudera Hindia barat daya Lampung dengan kecepatan angin maksimum 20 knot dan tekanan udara 1008–1012 hPa. Sistem ini membentuk pola konvergensi di wilayah Bengkulu, Lampung, dan Banten, yang berpotensi meningkatkan intensitas hujan di sekitarnya.
Kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi hujan sedang hingga lebat di berbagai wilayah, dengan area yang berisiko mengalami hujan lebat hingga sangat lebat meliputi wilayah Aceh, Sumatera Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Timur, Papua Pegunungan, Papua bagian selatan. BMKG juga memperingatkan adanya gelombang tinggi 2,5-4 meter di Samudera Hindia barat Sumatera, selatan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Barat, hingga Samudera Pasifik utara Maluku dan Papua.
Selain itu, potensi banjir rob diperkirakan terjadi di sejumlah pesisir Indonesia, termasuk Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat bagian selatan, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Maluku.
Beberapa wilayah masih akan mengalami suhu udara cukup tinggi. Kota Denpasar, Kupang, Tanjung Selor, Palangkaraya, dan Banjarmasin diperkirakan mencatat suhu maksimum 32–34°C. BMKG mengimbau masyarakat agar menjaga cairan tubuh dan menghindari aktivitas berat di bawah terik matahari.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, gelombang tinggi, serta banjir rob, dan selalu memperbarui informasi melalui aplikasi Info BMKG, situs bmkg.go.id, serta kanal resmi media sosial @infoBMKG. (BMKG/P-4)
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan hari ini, 6 Maret 2026. Makassar dan sekitarnya berpotensi hujan lebat hingga 13:10 WITA.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
BMKG NTT meminta warga waspada terhadap tiga bibit siklon tropis (90S, 93S, 92P) yang memicu hujan ekstrem dan angin kencang di seluruh wilayah NTT.
BMKG memprediksi cuaca Jakarta hari ini, Kamis 5 Maret 2026, didominasi hujan ringan di hampir seluruh wilayah. Cek detail suhu dan kelembapan di sini.
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Rabu, 4 Maret 2026.
BMKG keluarkan status SIAGA cuaca ekstrem di Jawa Timur 4 Maret 2026. Waspada hujan sangat lebat, angin kencang, dan risiko bencana hidrometeorologi.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama bagi mereka yang berada di wilayah dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat.
Masyarakat diharapkan waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat muncul secara tiba-tiba akibat kombinasi dinamika atmosfer ini.
Prakiraan cuaca Jakarta dan sekitarnya Senin 23 Februari 2026 berpotensi berawan hingga hujan siang hari. Cek suhu, kelembapan, dan tips aktivitas.
BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved