Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
Dmitry Yaranov, seorang ahli jantung transplantasi asal Memphis, Amerika Serikat, menjelaskan dalam sebuah video di Instagram bahwa banyak kebiasaan yang tampak sepele ternyata membawa dampak besar bagi jantung dalam jangka panjang.
“Dalam praktik, saya sering melihat efek jangka panjang dari kebiasaan yang kelihatannya tidak berbahaya. Namun seiring waktu, semua itu menggerogoti jantung, energi, dan daya tahan,” ujarnya.
Salah satu kebiasaan paling umum adalah kurang tidur. Tidur adalah kebutuhan mendasar bagi tubuh dan pikiran. “Kurang istirahat berarti tekanan darah lebih tinggi, kenaikan berat badan, dan kelelahan yang tak bisa hilang,” kata Yaranov.
Sebuah penelitian dari American Heart Association menunjukkan bahwa remaja yang tidak mendapatkan waktu tidur cukup berisiko lebih tinggi mengalami tekanan darah tinggi, yang dapat memicu serangan jantung, stroke, hingga kematian dini. Kebiasaan duduk terlalu lama juga menjadi musuh besar bagi jantung.
“Entah di meja kerja, di sofa, atau di mobil, terlalu lama diam bisa merusak punggung, sistem pencernaan, dan jantung,” tegas Yaranov.
Sebuah studi tahun 2024 menemukan bahwa semakin banyak waktu yang dihabiskan untuk duduk atau berbaring di siang hari, semakin tinggi risiko penyakit jantung dan kematian, bahkan pada orang yang rutin berolahraga. Faktor lain yang sering diabaikan adalah stres kronis. Banyak orang menutupi rasa stres dengan berpura-pura baik-baik saja, padahal tubuh selalu berkata jujur.
“Stres yang terus-menerus bisa muncul sebagai rasa sesak di dada, gangguan pencernaan, sulit tidur, atau serangan panik tanpa sebab jelas,” kata Yaranov.
Penelitian pada 2022 menunjukkan bahwa stres berat yang berlangsung lama meningkatkan risiko penyakit jantung. Selain itu, gaya hidup serba cepat dan bergantung pada kafein atau makanan cepat saji juga membebani kesehatan jantung.
“Melewatkan sarapan, makan siang di drive-thru, dan makan malam penuh gula, itu membuat kadar gula darah naik turun seperti roller coaster, dan tubuh harus menanggung akibatnya,” imbuh Yaranov.
Tak kalah penting, kebiasaan selalu memprioritaskan orang lain juga bisa menjadi beban tersembunyi bagi jantung. Menurutnya, terlalu sering mengatakan 'iya' ketika seharusnya berkata ‘tidak’ merupakan tanda bahaya yang kerap diabaikan.
Pesan akhirnya sederhana namun tegas, mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. “Percayalah, pencegahan penyakit kardiovaskular jauh lebih menarik daripada pengobatan. Tak ada yang menyenangkan dari obat-obatan, prosedur medis, atau kelelahan di usia 30-an. Jaga diri sekarang, selagi kamu masih punya pilihan,” tandasnya. (E-3)
Stres akibat tekanan ekonomi dan ketidakamanan pangan berpotensi mempercepat penuaan jantung, bahkan setara atau lebih besar dibandingkan faktor risiko penyakit jantung.
Studi terbaru mengungkap pria terkena penyakit jantung lebih awal dibanding perempuan. Simak mengapa usia 35 menjadi titik balik krusial bagi kesehatan jantung pria.
Sering tertukar, kenali perbedaan vital antara GERD dan penyakit jantung. Panduan medis lengkap 2026 untuk identifikasi gejala, pemicu, dan penanganan darurat.
Henti jantung mendadak adalah kondisi darurat yang berbeda dari serangan jantung. Kenali pengertian, gejala, penyebab, cara penanganan, dan langkah pencegahannya.
Nyeri leher tak selalu akibat salah tidur. Dalam kondisi tertentu, sakit leher bisa menjadi gejala serangan jantung. Kenali tanda dan risikonya.
Roberto Carlos memberikan kabar terbaru terkait kondisi kesehatannya. Mantan bintang Real Madrid ini membantah rumor serangan jantung dan fokus pada pemulihan.
Riset terbaru Johns Hopkins mengungkap peran testosterone dan estradiol terhadap risiko penyakit jantung pada pasien diabetes tipe 2.
Echocardiography merupakan metode utama non-invasif, tanpa radiasi, dan akurat untuk mendeteksi, mendiagnosis, serta memantau struktur dan fungsi jantung bayi dan anak.
Studi global mengungkap hubungan air minum asin dengan kenaikan tekanan darah. Ancaman serius bagi warga pesisir akibat perubahan iklim.
Studi global mengungkap ketidakcocokan hasil tes kreatinin dan sistatin C bisa menjadi sinyal bahaya gagal ginjal hingga kematian.
Pedoman diet terbaru AS memicu perdebatan sengit. Ahli kardiologi peringatkan risiko lemak jenuh dan daging merah dalam piramida makanan "terbalik" Trump.
Peningkatan risiko penyakit jantung koroner pada golongan darah non-O diduga berkaitan dengan kadar faktor pembekuan darah dan penanda inflamasi yang lebih tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved