Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Peradangan Tersembunyi Bisa Picu Penyakit Jantung

Ficky Ramadhan
20/3/2026 13:52
Peradangan Tersembunyi Bisa Picu Penyakit Jantung
Ilustrasi.(freepik)

AHLI jantung asal Delhi, India, dr. Alok Chopra mengingatkan adanya ancaman kesehatan yang kerap luput dari perhatian, yakni peradangan pasif atau silent inflammation. Peradangan dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit serius, termasuk jantung.

Dikutip dari Hindustan Times, peradangan tersembunyi ini berpotensi memicu penyakit jantung, diabetes, hingga gangguan kronis lainnya tanpa disadari penderitanya.

Menurut dr. Chopra, terdapat sejumlah tanda awal yang sering diabaikan. Gejala tersebut antara lain kabut otak (brain fog), penumpukan lemak di perut yang sulit dihilangkan, keinginan berlebih terhadap gula, kekakuan sendi, kelelahan, serta rendahnya energi.

Ia menjelaskan bahwa berbagai gejala tersebut saling berkaitan. Misalnya, kurang tidur dapat menyebabkan lonjakan gula darah, memicu pola makan tidak teratur, serta meningkatkan hormon stres (kortisol). Kondisi ini pada akhirnya dapat berujung pada resistensi insulin.

Selain itu, gaya hidup minim aktivitas fisik, stres berkepanjangan, serta konsumsi makanan ultra-olahan turut memperburuk kondisi tubuh. Faktor-faktor ini dapat mengganggu kesehatan usus, menyebabkan kekurangan nutrisi, hingga memengaruhi suasana hati akibat ketidakseimbangan hormon dopamin.

Jika tidak ditangani, kondisi tersebut dapat mempercepat proses penuaan dan meningkatkan risiko penyakit kronis.

Untuk mencegahnya, dr. Chopra menekankan pentingnya perubahan gaya hidup. Ia menyarankan agar masyarakat mulai memperbaiki pola tidur dengan durasi ideal 7–8 jam setiap malam serta menjaga konsistensi jadwal tidur.

Selain itu, konsumsi makanan bergizi seimbang juga perlu diperhatikan, terutama dengan memperbanyak asupan protein dan serat. Aktivitas fisik harian, pembatasan konsumsi gula dan makanan ultra-olahan, serta menjaga kesehatan usus melalui makanan fermentasi juga menjadi langkah penting.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan mental dan fisik melalui kebiasaan sederhana.

"Berhenti sejenak dan atur ulang. Latih pernapasan penuh kesadaran, luangkan waktu di bawah sinar matahari, dan berikan tubuh Anda waktu untuk beristirahat," tuturnya. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik