Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Kolesterol Tinggi Bisa Picu Serangan Jantung, Ini Tanda dan Pencegahannya

Abi Rama
14/2/2026 09:41
Kolesterol Tinggi Bisa Picu Serangan Jantung, Ini Tanda dan Pencegahannya
Ilustrasi(freepik)

KOLESTEROL sering kali dianggap sebagai zat berbahaya bagi tubuh. Padahal, kolesterol sebenarnya memiliki fungsi penting, seperti membantu pembentukan sel-sel baru, memproduksi hormon seks, mendukung pembentukan vitamin D, serta menjaga fungsi sistem saraf. Zat lemak ini diproduksi secara alami hati dan juga diperoleh dari makanan, terutama produk hewani seperti daging, telur, dan susu.

Namun, masalah muncul ketika kadar kolesterol dalam darah melebihi batas normal. Terutama kolesterol jahat atau LDL (low-density lipoprotein) yang dapat menumpuk di dinding pembuluh darah. Penumpukan ini membentuk plak lemak yang menyebabkan penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah, kondisi yang dikenal sebagai aterosklerosis.

Jika aterosklerosis terjadi pada arteri koroner aliran darah yang membawa oksigen dan nutrisi menjadi terganggu. Arteri koroner merupakan pembulu darah yang memiliki tugas memasok darah ke otot jantung. Oleh karena itu, dalam jangka panjang, kondisi ini dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit jantung dan gangguan kardiovaskular lainnya.

Jenis Penyakit Jantung akibat Kolesterol Tinggi

Kolesterol tinggi yang tidak terkontrol dapat memicu sejumlah penyakit jantung serius, di antaranya:

1. Penyakit Jantung Koroner

Penyakit ini terjadi ketika arteri koroner menyempit akibat penumpukan plak kolesterol, sehingga suplai darah ke jantung berkurang. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat menimbulkan komplikasi seperti aritmia, kardiomiopati, hipertensi pulmonal, hingga gagal jantung.

2. Angina Pektoris

Angina atau angin duduk ditandai dengan nyeri dada akibat berkurangnya aliran darah ke otot jantung. Penyempitan pembuluh darah koroner akibat kolesterol tinggi menjadi salah satu penyebab utamanya.

3. Infark Miokard (Serangan Jantung)

Serangan jantung terjadi ketika aliran darah ke otot jantung terhenti secara tiba-tiba akibat sumbatan total pada pembuluh darah koroner. Tanpa pasokan oksigen dan nutrisi yang cukup, jaringan jantung dapat mengalami kerusakan permanen. Kondisi ini dapat berujung pada gagal jantung, syok kardiogenik, bahkan kematian apabila tidak segera mendapat penanganan medis.

Bagaimana Cara Mencegahnya?

Mengingat dampaknya yang serius, pencegahan menjadi langkah utama untuk menjaga kesehatan jantung. Pola hidup sehat berperan besar dalam mengontrol kadar kolesterol sekaligus menurunkan risiko penyakit jantung.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain memperbanyak konsumsi makanan bergizi seimbang seperti buah, sayur, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Selain itu, penting untuk membatasi asupan makanan tinggi lemak, gula, dan garam yang dapat memicu obesitas, diabetes, serta hipertensi yang menjadi faktor utama penyakit jantung. 

Aktivitas fisik secara rutin, seperti berjalan kaki, jogging, atau bersepeda setidaknya 30 menit sebanyak tiga hingga lima kali dalam seminggu, juga membantu menjaga kesehatan jantung. Tak kalah penting, pemeriksaan kesehatan berkala diperlukan untuk memantau kadar kolesterol dan mendeteksi risiko sejak dini.

Dengan memahami dampak kolesterol terhadap kesehatan jantung dan menerapkan gaya hidup sehat, risiko penyakit jantung dapat ditekan. Upaya pencegahan yang dilakukan sejak dini menjadi kunci utama untuk menjaga kualitas hidup dan kesehatan jantung dalam jangka panjang. (Siloam Hospital/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya